Sweeping Suporter di Stasiun Pasar Turi: Aksi Brutal Oknum Bonek, Walikota Surabaya Meminta Maaf
VISI.NEWS | SURABAYA - Insiden mengejutkan terjadi di Stasiun Pasar Turi, Surabaya pada Kamis (30/5), ketika sekelompok oknum yang mengatasnamakan suporter Persebaya (Bonek) terlibat dalam aksi sweeping terhadap suporter Persib Bandung. Aksi tidak terpuji ini mengakibatkan beberapa bagian kaca kereta pecah dan dua penumpang terluka.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diunggah oleh akun Twitter/X @HoofdbureauID, disertai video dan gambar yang menunjukkan kerusuhan di dalam stasiun yang diduga dilakukan oleh oknum tersebut. Tidak hanya di stasiun, aksi pelemparan juga terjadi sekitar rel kereta, menyebabkan kerusakan lebih dari 20 kaca kereta api.
Insiden ini berlangsung menjelang laga leg kedua babak final Championship Series Liga 1 2023/2024 antara Madura United dan Persib Bandung, yang rencananya digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Jumat (31/5) pukul 19.00 WIB. Pihak Persib Bandung telah mengimbau kepada Bobotoh (sebutan untuk suporter Persib) untuk tidak datang ke stadion guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan sesuai regulasi yang ada.
Wali Kota Surabaya Meminta Maaf
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan permohonan maafnya atas insiden yang melibatkan oknum tersebut. Dalam pernyataannya, Cak Eri berharap hubungan baik antara suporter Persebaya (Bonek) dan suporter Persib Bandung (Viking) tetap terjaga.
"Kami subuh tadi mendapatkan kabar kalau itu terkait aksi warga Surabaya. Sebagai Wali Kota Surabaya, kami menyampaikan permohonan maaf. Semoga tali silaturahmi persaudaraan Persebaya dengan Persib tidak bermasalah karena masalah ini," ungkapnya.
Cak Eri juga menegaskan bahwa mayoritas Bonek adalah suporter yang beradab dan menjunjung tinggi kemanusiaan, serta menyebut tindakan tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Saya yakin bukan Bonek. Silakan tanya koordinator masing-masing Tribun (kelompok suporter Bonek). Nggak onok arek-arek iki (nggak ada yang mengenal oknum penyerangan ini)," ujarnya.
Menurutnya, tindakan oknum tersebut hanya ingin merusak nama baik Bonek, mengingat banyak momen keakraban sudah terjalin antara Bonek dan Viking. Cak Eri juga mengisahkan bahwa dalam beberapa laga besar, Bonek bahkan turut mengawal tim lawan yang datang bertanding di Surabaya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!