Surabaya Gagal Raih KLA Predikat Paripurna, Ini Kata Wali Kota Eri

ED
Selasa, 25 Juli 2023 | 04:02 WIB
Bagikan
Surabaya Gagal Raih KLA Predikat Paripurna, Ini Kata Wali Kota Eri

VISI.NEWS | SURABAYA -Penetapan Penganugrahan Kota Layak Anak (KLA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah dilaksanakan pada Sabtu (22/7/2023) di Semarang.

Kemen PPPA menganugerahi Penghargaan Kabupaten atau Kota KLA 2023 kepada 360 Kabupaten atau Kota, yang terdiri dari 19 kategori Utama, 76 kategori Nindya, 130 kategori Madya, dan 135 kategori Pratama. Penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila) pun turut diberikan kepada 14 (empat belas) Provinsi yang telah melakukan upaya keras untuk menggerakkan Kabupaten atau Kota di wilayahnya dalam mewujudkan KLA.

Tahun ini, Surabaya kembali meraih menghargaan KLA ketegori Utama yang artinya Surabaya sudah meraih KLA kategori Utama sebanyak keenam kali berturut-turut.

Wali Kora Eri Cahyadi pun menyebut bahwa Kota Surabaya hampir mendapatkan Kota Layak Anak (KLA) Predikat Paripurna. Namun sayangnya, poin yang dicapai Surabaya kurang 5 poin dinilai yang ditetapkan yakni 900-1000 poin.

Eri pun menyampaikan bahwa Surabaya mendapatkan nilai 895 poin yang merupakan nilai paling tertinggi se-Indonesia. Padahal Kota Surabaya sedikit lagi mendapatkan lima poin tersebut untuk bisa mencapai 900-1000 poin untuk Predikat Paripurna.

"Penghargaan mau dikasih atau tidak, sejatinya pemerintah dan DPRD tidak memikirkan itu. Tapi bagaimana kita mengurangi kekerasan anak, tidak ada bully di sekolah," ungkap Eri, saat ditemui media, Senin (24/7/2023).

Terkait penilain KLA, Eri mengungkapkan bahwa kelayakan anak-anak yang bukan warga Surabaya saat berada di Surabaya juga menjadi penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

"Kemarin salah satu penilaiannya juga termasuk anak-anak bukan warga Surabaya. Kalau masalah penghargaan, saya sebenernya gak peduli penghargaan itu, saya bilang ke temen-teman pengharagaan apapun tidak menjadi dasar kita. Tapi Surabaya ini kota besar, sejak zaman saya kolaborasi dengan DPRD, BPJS kesehatan gratis, sekolah gratis, Tapi kemudian semua orang ingin masuk Surabaya," ujar Eri.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.