Sukses Membuka 60 Gerai di Tahun Pertama, Hey! Kafe Targetkan 300 Gerai di Tahun 2022
Hey! Kafe gunakan strategi bisnis model yang beraset ringan - Untuk mendukung fasilitas layanan pengiriman Grab & Go, sebagian besar gerai didesain mungil dan compact sehingga hanya membutuhkan modal yang minimal.
Sekitar 70% dari aktivitas penjualan Hey! Kafe juga dilakukan secara daring. Saat ini, Hey! Kafe menawarkan model kemitraan waralaba, seperti yang dilakukan oleh berbagai merchant minimarket terkemuka di Indonesia.
Model bisnis yang diusung oleh Hey! Kafe ini telah menarik perhatian berbagai venture capital (VC), seperti Trihill Capital, yang telah mendukung bisnis Hey! Kafe sejak tahap putaran awal. Lewat model bisnis beraset ringan, Hey! Kafe berharap dapat memfokuskan strategi pada branding dan investasi di teknologi.
Di awal tahun 2022 mendatang, Hey! Kafe akan meluncurkan in-house mobile application yang memudahkan seluruh konsumen untuk bertransaksi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan penjualan yang saat ini sudah mencapai 350,000 gelas setiap bulannya.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!