Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026

Sugiat Santoso Akui Punya ‘Dendam’ Konflik Agraria: Jangan Ada Lagi Petani Menyerah

Desi Rossilawati
Sabtu, 21 Februari 2026 | 09:39 WIB
Bagikan
Sugiat Santoso Akui Punya ‘Dendam’ Konflik Agraria: Jangan Ada Lagi Petani Menyerah

Ia mengaku sempat menerima informasi bahwa perwakilan petani yang datang ke DPR tidak bisa masuk dan akhirnya pulang karena terlalu lama menunggu. Hal itu dinilai membuat pertemuan tidak maksimal.

Menurut Sugiat, dalam mekanisme advokasi di DPR, korban langsung seharusnya diberikan ruang utama untuk menyampaikan persoalan.

“Beri kesempatan si korban untuk menyampaikan jerit suaranya. Jangan itu jadi panggung kita,” katanya.

Sugiat menyebut pertemuan tersebut berpotensi ditunda karena belum mendengar langsung penjelasan dari para petani. Namun, ia memastikan Komisi XIII DPR RI berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan guna mengidentifikasi persoalan secara objektif.

Ia mencontohkan pendekatan serupa saat Komisi XIII menangani kasus TPL dan kasus Nenek Sauda, di mana anggota dewan melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan fakta di lapangan.

“Kita akan datang melihat langsung. Supaya tidak katanya, tidak katanya,” ujarnya.

Komisi XIII DPR RI, lanjut Sugiat, berkomitmen agar tidak ada lagi petani yang berjuang bertahun-tahun dalam konflik agraria lalu menyerah karena lemahnya ketahanan perjuangan.

Isu konflik agraria di Padang Halaban menjadi salah satu perhatian dalam upaya penyelesaian sengketa lahan yang melibatkan masyarakat dan pihak perkebunan, sekaligus menegaskan dorongan DPR agar penanganan kasus dilakukan secara transparan dan berpihak pada keadilan bagi rakyat. @givary

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.