Sudah Bertahun-tahun Jalan di Rancakole Rusak, Warga: Ka Pak Dedi We, Pak Dedi!

Desi Rossilawati
Minggu, 29 Juni 2025 | 13:36 WIB
Bagikan
Sudah Bertahun-tahun Jalan di Rancakole Rusak, Warga: Ka Pak Dedi We, Pak Dedi!
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Jalan rusak dan berlubang kerap bikin pengguna jalan yang juga warga masyarakat was-was saat akan melintasinya. Bukan tanpa sebab, kondisi infrastruktur jalan memang belum sepenuhnya bagus. Salah satunya jalan rusak yang dimaksud berada di perbatasan antara Desa Mekarlaksa, Kecamatan Ciparay dan Desa Rancakole Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Pantauan VISI.NEWS dilapangan Minggu (29/6/2025). Selain jalan yang rusak dan berlubang terlihat adanya genangan air akibat tidak ada saluran air atau drainase. Menurut keterangan dari beberapa warga setempat saat diwawancari, mengaku bahwa kondisi jalan tersebut telah berangsur lama. "Udah lama seperti ini beberapa tahun belakang lah, kalau gak salah 2020. Ini jalan antar desa kan, gak tau harus siapa yang betulinnya ah, ka pak Dedi we, ka pak Dedi," celoteh Enur, warga setempat saat dikonfirmasi dilokasi. Hal yang sama juga dikeluhkan Iis, warga setempat yang sedang berjualan sayuran di pinggir jalan Mekarlaksana - Rancakole. Ia menyampaikan pernah terjadi kecelakaan yang diakibatkan jalan rusak dan berlubang tersebut. "Ada sering kecelakaan, jatuh, terus terpeleset," ucapnya. Sementara itu, mereka menduga bahwa saat ada pembangunan sebuah bangunan disekitar wilayah tersebut, air selalu menggenang ke jalan raya. Meskipun intensitas hujan kecil dan sedang. "Jadi dulu sebelum ada pembangunan gedung air kejalan itu gak ada, nah ini gak tau pembangunan gedungnya diperuntukan apa, yang jelas gak bikin drainase, kan dulunya itu lahan-lahan kebun, jadi jika hujan gak banjir, ada yang nampung gak akan sampe ke jalan seperti sekarang ini," ucap warga, sambil menegaskan bahwa wilayah ini dulunya wilayah hijau, jadi ketika hujan turun, air masih terserap oleh kebun dan tanaman. "Gak tau ini teh ada yang ngontrol atau enggak, mungkin kalau ada yang ngontrol pasti diperbaiki, anggrannya kan ada ya, cuman ratusan meter kan, kasihan yang kecelakaan itu ada anak sekolah, ibu-ibu pulang dari pasar terguling disana, saya lihat," ucapnya. Mereka berharap kepada pemerintah setempat, baik dari Desa maupun Kabupaten agar segera memperbaiki. Mobilisasi ke wilayah tersebut cukup padat dan ramai baik kendaraan roda dua atau empat. Banyak yang beranggapan bahwa jalan itu sebuah jalan alternatif yang bisa dilalui, Pasalnya, mereka menghindari kemacetan dan banjir Bandung Selatan dan sekitarnya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.