Suahasil Nazara: Arsitek Fiskal di Kursi Menkeu

ED
PN
Senin, 14 September 2026 | 17:01 WIB
Bagikan
Suahasil Nazara: Arsitek Fiskal di Kursi Menkeu

Selain aktif di kampus, Suahasil juga terlibat dalam berbagai lembaga strategis pemerintah. Ia pernah menjadi Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan pada Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN), anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal, hingga Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD).

Karier birokrasinya mencapai titik penting ketika dipercaya memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. Setelah menjabat Pelaksana Tugas Kepala BKF pada 2015, ia dilantik secara definitif sebagai Kepala BKF pada 31 Oktober 2016. Di lembaga inilah Suahasil menjadi salah satu arsitek utama kebijakan fiskal Indonesia.

Sebagai Kepala BKF, Suahasil terlibat dalam penyusunan berbagai strategi fiskal nasional, mulai dari reformasi perpajakan, penguatan transfer ke daerah, pengelolaan defisit anggaran, hingga upaya menjaga ketahanan ekonomi nasional menghadapi dinamika global.

Kemampuannya merumuskan kebijakan membuat Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019 mendampingi Sri Mulyani Indrawati. Ketika terjadi pergantian pemerintahan, Suahasil tetap dipertahankan sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

Selama hampir tujuh tahun menjabat Wamenkeu, Suahasil dikenal sebagai sosok teknokrat yang tenang, detail, dan jarang tampil kontroversial. Ia menjadi salah satu figur penting di balik penyusunan APBN, reformasi fiskal, pengendalian utang negara, hingga berbagai kebijakan pemulihan ekonomi nasional.

Dalam berbagai kesempatan, Suahasil kerap menegaskan bahwa APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara, melainkan instrumen utama untuk melindungi rakyat, memperkuat ekonomi, dan memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke daerah.

Penunjukan Suahasil sebagai Menteri Keuangan dinilai banyak kalangan sebagai langkah untuk menjaga kesinambungan kebijakan fiskal nasional. Pengalamannya sebagai akademisi, peneliti, perancang kebijakan, Kepala BKF, hingga Wakil Menteri Keuangan menjadikannya salah satu figur yang paling memahami mesin fiskal Indonesia dari dalam.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.