Studi Komparatif FKDM Kabupaten Bandung dan Kota Bekasi : Perkuat Sinergi Antisipasi ATHG di Tingkat Daerah

ED
Jumat, 25 Juli 2025 | 13:40 WIB
Bagikan
Studi Komparatif FKDM Kabupaten Bandung dan Kota Bekasi : Perkuat Sinergi Antisipasi ATHG di Tingkat Daerah

VISI.NEWS | BEKASI - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Bandung melakukan kunjungan studi komparatif ke Sekretariat FKDM Kota Bekasi, Jumat (25/07). Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan berbagi praktik terbaik dalam menghadapi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) di masing-masing daerah.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Ketua FKDM Kota Bekasi, Deddy Hidayat, bersama jajaran pengurus FKDM Kota Bekasi. Sementara itu, rombongan dari Kabupaten Bandung dipimpin oleh Sekretaris FKDM Kab. Bandung, H. Imron Rosyadi, S.Ag, yang juga menyampaikan sambutan mewakili Ketua FKDM Kab. Bandung. Turut hadir pula perwakilan dari Bakesbangpol Kabupaten Bandung, yaitu Kabid Poldagri, Elang Nurmansyah, S.Hut., M.AP.

Perbedaan Tantangan, Satu Tujuan

Dalam sambutannya, H. Imron Rosyadi menjelaskan bahwa tantangan kewaspadaan di Kabupaten Bandung cenderung bersifat spasial dan kultural, seperti konflik agraria, gesekan sosial antar komunitas desa, serta kerawanan bencana. “Wilayah kami luas dan beragam. Oleh karena itu, pendekatan sosial budaya dan penguatan peran tokoh lokal sangat penting dalam mencegah ATHG,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKDM Kota Bekasi, Deddy Hidayat, menyoroti tantangan khas daerah perkotaan yang dihadapi pihaknya. “Kota Bekasi memiliki dinamika sosial tinggi, kepadatan penduduk, dan potensi konflik horisontal maupun disinformasi di ruang digital. Kami mengembangkan sistem pelaporan cepat dan kemitraan komunitas untuk menjawab hal itu,” jelasnya.

Tukar Wawasan & Komitmen Kolaborasi

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kunjungan seremonial, tetapi juga forum tukar wawasan antarlembaga. Kedua pihak membahas strategi deteksi dini, pengelolaan informasi rawan sosial, hingga penguatan struktur FKDM di tingkat kelurahan/desa.

Kabid Poldagri Bakesbangpol Kab. Bandung, Elang Nurmansyah, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas daerah merupakan langkah penting untuk menghadapi dinamika keamanan non-fisik. “Peran FKDM harus semakin relevan dan responsif terhadap kondisi lapangan. Dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, adalah kunci keberlanjutan,” tegasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.