Stres Kronis Burnout Bisa Mengubah Otak dan Hilangkan Motivasi
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 5 Juli 2025 | 01:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Burnout bukan hanya kelelahan biasa, melainkan kondisi serius akibat stres kronis yang memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Menurut Dr. Marjorie Jenkins dari Incora Health, burnout dapat membuat seseorang kehilangan motivasi, merasa hampa, dan mempertanyakan tujuan hidupnya.
“Burnout membuat kita mempertanyakan tujuan hidup, kehilangan motivasi, dan menghancurkan kesehatan emosional. Pada dasarnya, kita kehilangan jati diri,” ujarnya seperti dikutip Time Magazine.
Burnout seringkali sulit dikenali karena gejalanya mirip dengan kelelahan harian, seperti sulit fokus, cepat marah, merasa kewalahan hingga menunda pekerjaan, kehilangan semangat pada hal yang biasanya disukai, dan mengalami gangguan tidur. Psikolog klinis Thea Gallagher dari NYU Langone Health menyebut, banyak orang tampak tetap berfungsi di luar, padahal mengalami kelelahan emosional berat di dalam.
Penelitian di jurnal PLOS ONE pada 2014 menemukan burnout terkait dengan penurunan volume materi abu-abu di otak yang mengatur emosi dan pengambilan keputusan. Sementara riset lain dalam Neuropsychopharmacology menunjukkan bagian amigdala menjadi terlalu aktif, memicu reaksi emosional berlebihan bahkan setelah pemicu stres hilang.
Siapa pun dapat mengalami burnout, tetapi beberapa kelompok lebih rentan, termasuk tenaga kesehatan, guru, pekerja sosial, caregiver, perempuan, pekerja jarak jauh, serta mereka yang perfeksionis atau memiliki kecenderungan people-pleaser.
“Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sudah melewati batas hingga akhirnya benar-benar jatuh,” kata Gallagher.
Untuk mencegah burnout, penting mengenali gejalanya sejak awal. Dr. Jenkins menekankan perlunya istirahat dan menjaga keseimbangan hidup. Gallagher menambahkan, menetapkan batasan kerja, beristirahat setiap 90 menit, berolahraga ringan, dan tidur cukup dapat membantu mengatasinya sebelum berdampak lebih jauh pada kesehatan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!