Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Tembus 42 Persen 6 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,679 Juta per Gram 6 Aug 2026 Menteri ATR/BPN Tekankan Layanan Pertanahan Berbasis Kepuasan Masyarakat di NTT 6 Aug 2026 ATR/BPN Gandeng KPK dan Pemda Jabar, Perkuat Tata Kelola Pertanahan 6 Aug 2026 Seorang Pria Rusak Dapur MBG di Sukabumi, Polisi Lakukan Penyelidikan 6 Aug 2026 Audi Luncurkan New Q5 SUV di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 1,725 Miliar 6 Aug 2026 Pendaftaran Festival Suara Nusantara Masih Dibuka, Saatnya Tampil Mendongeng 6 Aug 2026 BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026 Tembus 42 Persen 6 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,679 Juta per Gram 6 Aug 2026 Menteri ATR/BPN Tekankan Layanan Pertanahan Berbasis Kepuasan Masyarakat di NTT 6 Aug 2026 ATR/BPN Gandeng KPK dan Pemda Jabar, Perkuat Tata Kelola Pertanahan 6 Aug 2026 Seorang Pria Rusak Dapur MBG di Sukabumi, Polisi Lakukan Penyelidikan 6 Aug 2026 Audi Luncurkan New Q5 SUV di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 1,725 Miliar 6 Aug 2026 Pendaftaran Festival Suara Nusantara Masih Dibuka, Saatnya Tampil Mendongeng 6 Aug 2026 BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026

Strategi Kota Cimahi Kurangi Sampah Pasca Jatah Buang ke TPA Sarimukti Dibatasi

ED
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 12:15 WIB
Bagikan
Strategi Kota Cimahi Kurangi Sampah Pasca Jatah Buang ke TPA Sarimukti Dibatasi

VISI.NEWS | CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi volume sampah pasca diberlakukan pembatasan pengiriman ke TPA Sarimukti oleh Pemprov Jawa Barat.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menargetkan jumlah pengangkutan sampah dari 37 ritase bisa berkurang jadi 17 ritase pada November 2024.

Diketahui, pembatasan angkut sampah ke TPA Sarimukti untuk empat Kota/Kabupaten di Bandung Raya guna mencegah TPA Sarimukti overload lebih cepat.

Pasalnya, setiap harinya ada 1.750 ton sampah dengan 267 ritase masuk ke TPA ini.

Rincian pembatasan itu meliputi Kota Bandung dari 170 ritase menjadi 140 ritase, Kabupaten Bandung dari 70 ritase ke 40 ritase, Kota Cimahi dari 37 ritase menjadi 17 ritase dan Kabupaten Bandung Barat dari 20 ritase menjadi 17 ritase.

"Kami sudah siapkan skenarionya. Kita bagi upaya pengurangan sampah dari hulu, tengah, dan hilir," kata Kepala DLH Kota Cimahi Chanifah Listyarini, Sabtu (12/10/2024).

Di sektor hulu, pengurangan sampah bakal dilakukan dengan mengoptimalkan program pemilihan sampah oleh pelaku industri dan rumah tangga. Saat ini, praktik memilah sampah baru dijalankan oleh 30 persen warga Cimahi. Untuk meningkatkan hal itu, perlu digencarkan lagi sosialisasi, edukasi, pendampingan, serta ketersediaan infrastruktur pendukung.

"Penanganan dari hulu dengan pilah sampah kita akan tingkatkan. Masyarakat akan diberi pelatihan serta diberi fasilitas untuk menjalankan pengomposan atau buat lubang biopori agar sampah organik tak masuk ke TPA. Memang ini gak bisa instan, perlu waktu untuk membiasakan," jelasnya.

Perempuan akrab disapa Rini itu menjelaskan, produksi sampah Kota Cimahi tiap harinya mencapai 226 ton. Dari jumlah tersebut sebanyak 50 persen merupakan jenis sampah organik, sisanya jenis sampah bisa didaur ulang serta residu.

Maka, sambil berproses solusi di hulu berjalan, akan diberlakukan penanganan pengurangan sampah di sektor tengah yakni pengangkutan sampah yang benar-benar telah dipilah.

"Jadi petugas pengangkut benar membawa sampah yang sudah terpilah. Kalau perlu kita jadwal hari tertentu khusus untuk organik, hari berikutnya anorganik, residu, dan seterusnya. Kita juga imbau pihak swasta melakukan pengolahan pengolahan sampah mandiri karena sekarang ada yang sudah berjalan, ada yang belum," jelas Rini.

Di bagian hilir, DLH Kota Cimahi menyiapkan solusi pengurangan sampah dengan mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Santiong, di Kelurahan Cipageran.

Sejak beroperasi April 2024, TPST penghasil Refuse Derrived Fuel (RDF) atau pelet sampah itu baru bisa menyerap 15 ton sampah dari target awal 50 ton per hari.

"TPST Santiong punya kapasitas 50 ton per hari. Ini akan kita maksimalkan supaya yang dibuang ke Sarimukti benar-benar hanya residu. Saat ini kapasitas TPST Santiong baru 15 ton per hari karena program pemilahan belum berjalan. Ini karena ini berkaitan maka kita optimalkan untuk saling menunjang dari hulu ke hilir. Insyaallah kita bisa cuma buang 17 rit pada November nanti," jelasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.