IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Stop Buang Air Sembarangan di Wilayah Kabupaten Bandung

ED
Jumat, 21 Oktober 2022 | 17:10 WIB
Bagikan
Stop Buang Air Sembarangan di Wilayah Kabupaten Bandung

VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus berupaya mendorong percepatan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) 100 persen. Hal itu ditegaskan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna pada acara Verifikasi Lapangan Kabupaten Bandung ODF Tahun 2022 di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Jumat (21/10/2022).

Guna mewujudkan hal tersebut, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis seperti penambahan fasilitas sanitasi, sosialisasi kepada masyarakat serta melakukan komitmen dengan seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung terkait percepatan ODF.

“Alhamdulillah, kini masyarakat sudah mulai sadar tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kami berharap, semoga ke depannya masyarakat terus menerapkan PHBS. Hal Ini penting untuk meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Dadang Supriatna.

Tak hanya itu, Pemkab Bandung juga terus berupaya mendorong implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM sendiri merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat, STBM berperan penting dalam upaya pengendalian penyakit menular, agar kesehatan serta kualitas hidup masyarakat terutama ibu dan anak terus meningkat.

"Kabupaten Bandung bukan saja bisa lolos ODF di tingkat provinsi hingga nasional, namun esensi untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat bisa tercapai secara optimal. Mudah-mudahan kita lolos di tingkat provinsi dan kita bisa diajukan ke tingkat nasional. Bukan sekedar penilaian, namun esensi untuk masyarakat sehat bisa terwujud,” harap orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Sementara, Ketua Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) Emma Dety Dadang Supriatna menjelaskan, terdapat 12 desa yang menjadi lokus verifikasi Tim SBS Jawa Barat.

Hari ini kami menerima tim verifikasi SBS Jabar, untuk melihat lingkungan yang akan dijadikan sample. Dari 31 kecamatan, hanya 6 kecamatan dan 12 desa yang nantinya akan di verifikasi oleh tim,” jelas Emma.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.