Minggu, Bandung Cerah Berawan, Suhu hingga 31 Derajat 13 Sep 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026 Minggu, Bandung Cerah Berawan, Suhu hingga 31 Derajat 13 Sep 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026

Status Darurat Asap Kalbar Diperpanjang hingga 20 September

Desi Rossilawati
Kamis, 10 September 2026 | 11:46 WIB
Bagikan
Status Darurat Asap Kalbar Diperpanjang hingga 20 September

Petugas gabungan melakukan pemadaman Karhutla di Kecamatan Sungai Raya./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga (20/9/2026).

"Status Tanggap Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla akan diperpanjang terhitung mulai tanggal 7 sampai dengan 20 September 2026," kata Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar, Krisantus Kurniawan, dalam keterangannya dikutip, Kamis (10/9/2026).

Krisantus menjelaskan, perpanjangan dilakukan karena operasi penanganan dan pendinginan masih berlangsung melalui Satgas Darat dan Satgas Udara untuk mengendalikan karhutla di sejumlah wilayah Kalbar.

Menghadapi bencana karhutla dan kekeringan, Pemprov Kalbar juga telah menyiapkan dukungan anggaran, termasuk melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).

"Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung mobilisasi personel, penyediaan dan distribusi logistik, pemenuhan kebutuhan air bersih, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana," katanya.

Kubu Raya Perpanjang Status Tanggap Darurat

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya juga memperpanjang status tanggap darurat bencana menyusul prediksi musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan Oktober 2026.

"Kami telah melaksanakan rapat evaluasi dihadiri beberapa instansi termasuk BMKG. Kami evaluasi satu per satu dan diperkirakan sampai pertengahan Oktober 2026 ini masih akan terjadi kemarau," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kubu Raya, Yusran, saat memimpin rapat evaluasi di Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (9/9/2026).

Yusran Anizam mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah daerah melakukan evaluasi bersama sejumlah instansi, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.