Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Spanyol Menangguhkan Izin Berlabuh Dua Kapal Pembawa Senjata untuk Israel dari AS

Desi Rossilawati
Minggu, 10 November 2024 | 00:45 WIB
Bagikan
Spanyol Menangguhkan Izin Berlabuh Dua Kapal Pembawa Senjata untuk Israel dari AS
VISI.NEWS | MADRID - Pemerintah Spanyol baru-baru ini menolak izin berlabuh bagi dua kapal kargo yang diduga membawa senjata untuk Israel. Kedua kapal tersebut, Maersk Denver dan Maersk Seletar, berangkat dari New York pada tanggal 31 Oktober dan 4 November, dan direncanakan tiba di Pelabuhan Algeciras pada 9 dan 14 November. Keputusan ini mengikuti permintaan anggota parlemen Enrique Santiago yang memperingatkan bahwa kedatangan kapal-kapal tersebut dapat melanggar hukum Spanyol. Pada bulan Mei, Spanyol sudah melarang kapal yang mengangkut perlengkapan militer untuk Israel berlabuh di pelabuhannya. Namun, sebuah penyelidikan yang dilakukan oleh Progressive International dan Gerakan Pemuda Palestina (PYM) mengungkapkan bahwa antara Mei dan September, 25 pengiriman senjata dari AS ke Israel sempat singgah di Pelabuhan Algeciras. Pemerintah Spanyol merespons temuan ini dengan mengatakan sedang memverifikasi informasi tersebut dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan jika terbukti benar. Kementerian Luar Negeri juga menegaskan pentingnya kontrol ketat terhadap barang-barang yang masuk ke wilayah Spanyol. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Spanyol juga membatalkan kontrak amunisi yang seharusnya diterima oleh Garda Sipil dari perusahaan pertahanan Israel. "Jika dikonfirmasi, kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan. Kementerian Luar Negeri telah berulang kali mendesak kontrol yang lebih ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan ini," tegas kementerian tersebut. "Pemerintah Spanyol berkomitmen menahan penjualan senjata ke Israel sejak konflik di Gaza dimulai. Meskipun ini adalah akuisisi amunisi, Kementerian Dalam Negeri telah memulai prosedur untuk membatalkan pesanan," lanjut kementerian tersebut. Hamas, organisasi yang berjuang untuk Palestina, memuji keputusan Spanyol tersebut dan menilai langkah itu sejalan dengan penolakan Spanyol terhadap agresi Israel di Gaza. Hamas juga mendesak PBB untuk mengeluarkan resolusi yang melarang ekspor senjata ke Israel. “Langkah tersebut sejalan dengan posisi terhormat Spanyol dalam menolak agresi zionis di Jalur Gaza, dan mencegah pasokan senjata ke sana untuk melanjutkan perang genosida yang dilakukannya terhadap rakyat Palestina kami." Hamas meminta, "PBB untuk mengeluarkan resolusi yang mengkriminalisasi dan melarang ekspor senjata ke pendudukan Zionis." @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.