Sosok Satpam yang Dibunuh Anak Majikan di Bogor: Punya 4 Anak, Tulang Punggung Keluarga
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 18 Januari 2025 | 19:04 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Septian (36), seorang satpam asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh anak majikannya. Pembunuhan itu dilakukan di sebuah rumah tempatnya bertugas di wilayah Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (17/1/2025).
Terkait kasus tersebut, pihak keluarga berharap pelaku pembunuhan mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.
"Pengennya keluarga, hukum itu jangan tajam ke bawah tumpul ke atas, minta keadilannya," ujar adik ipar korban, Aris Munandar (40).
Pihak keluarga, kata Aris menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Aris menyatakan mengetahui kabar yang terjadi pada Septian setelah dihubungi polisi pada Jumat (17/1/2025) siang. Ketika itu polisi meminta pihak keluarga segera ke RSUD Ciawi, Bogor, setibanya disana pada Jumat sore, pihak keluarga diminta menandatangani surat autopsi.
Saat di rumah sakit, Aris melihat banyak luka di tubuh korban seperti di leher dan pinggang.
“Lukanya karena benda tajam,” kata Aris.
Aris menyatakan jenazah Septian diberangkatkan dari rumah sakit pada Jumat sekitar pukul 21.30 WIB dan tiba di rumah duka di Kampung Cibarengkok, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025) sekitar pukul 00.00 WIB.
Aris menyatakan korban merupakan tulang punggung keluarga yang mencari nafkah sebagai satpam di rumah pelaku. Korban meninggalkan seorang istri, satu anak kandung dan tiga anak sambung.
"Anak dari korban satu, cuma anak sambungannya tiga, jadi totalnya empat orang anak. Semuanya tergantung kepada almarhum, korban," ujar Aris.
Sementara itu, polisi menetapkan A sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Septian. Tersangka kini sudah ditahan polisi di Mako Polresta Bogor Kota dan polisi masih mendalami kasus tersebut. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!