SOSOK | Lebih Dekat dengan Wahyu Dhyatmika Ketum AMSI 2023-2027

ED
Kamis, 24 Agustus 2023 | 23:52 WIB
Bagikan
SOSOK | Lebih Dekat dengan Wahyu Dhyatmika Ketum AMSI 2023-2027

VISI.NEWS | BANDUNG - Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) periode 2023-2027 Wahyu Dhyatmika saat ini menjabat sebagai CEO Tempo Digital. Ia memulai karir jurnalistik sejak tahun1996, ketika Indonesia masih di bawah pemerintahan diktator Soeharto. Ia telah banyak melakukan investigasi tentang korupsi, kejahatan keuangan, penipuan, dan migrasi. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga aktif mempromosikan penggunaan jurnalisme data di Indonesia.

Sebagai anggota International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), Wahyu terlibat dalam liputan Panama Papers. Liputannya di Majalah Tempo mengekspos beberapa politisi dan pejabat publik yang namanya muncul dalam dokumen Mossack Fonseca yang bocor.

Wahyu telah menerima sejumlah penghargaan bergengsi. Terakhir, ia dianugerahi Soetandyo Award atas kontribusinya dalam membela hak asasi manusia, kepentingan publik, dan suara-suara minoritas.

Pria kelahiran Bali, 27 Agustus 1977 ini sekarang mengelola seluruh aset digital Tempo termasuk situs utama Tempo.co dan vertikalnya (cantika.com, gooto.com, teras.id, dan indonesiana.id) serta mengawasi anak perusahaan digital, seperti datatempo.co, tempoinstitute.com, dan toko. tempo.co serta startup yang sahamnya dimiliki Tempo seperti kokbisa (channel youtube), telusuri.id, ziliun.com, orbitin.id, foodizz.id, dan tempo-animation.com.

Sebelum mencapai puncak karir seperti sekarang ini Wahyu banyak meliput bidang politik, sosial, ekonomi, dan isu-isu terkini di Indonesia selama lebih dari dua dekade. "Pada pemilihan umum dan presiden Indonesia tahun 2019, saya dan rekan-rekan mendirikan CekFakta.com, platform kolaborasi pengecekan fakta pertama di Indonesia. Ini merupakan proyek gabungan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) yang didukung oleh Google News Initiative," ungkap Wahyu sebagaimana dikutip dari akun LinkedInnya.

"Saya juga merupakan bagian dari tim awal yang mendirikan IndonesiaLeaks.id, satu-satunya platform pelapor pelanggaran yang aman di Indonesia. Ini adalah proyek Tempo Institute, Jaring (Jaringan Jurnalisme Investigasi Indonesia) dan AJI, didanai oleh Free Press Unlimited. Platform ini didukung oleh 10 media dan 5 CSO yang akan berkolaborasi untuk menindaklanjuti kebocoran dan menghasilkan cerita," imbuhnya.

Pada bulan Mei 2016, kata pria yang akrab disapa Bli Komang ini, dengan dukungan Microsoft, Tempo menyelenggarakan hackathon media pertama di Indonesia. "Hal ini membantu kami merencanakan transformasi Tempo menjadi ruang redaksi digital. Setahun kemudian, kami menjadi tuan rumah bagi International Center for Journalists (ICFJ) Knight Fellow yang membantu menyelesaikan transformasi kami. Pada tahun 2021, kami memulai program keanggotaan kami setelah terpilih sebagai bagian dari Keanggotaan dalam News Fellowship yang diselenggarakan oleh Media Development Investment Fund (MDIF), " katanya.

Pada tahun 2014, dia dan rekan-rekan memulai sebuah platform bernama TempoWitness di mana ia dan timnya melatih komunitas lokal dan marginal di seluruh negeri untuk mengirimkan laporan tentang peristiwa yang mereka yakini penting bagi komunitas mereka. Perusahaan ini menerima hibah awal dari Open Society Foundation dan kini telah bekerja dengan berbagai proyek komunitas di seluruh Indonesia, yang didanai antara lain oleh Internews, Hivos, WWF.

Wahyu Dhyatmika tercatat sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI), sebuah asosiasi jurnalis dan serikat pers yang mempromosikan jurnalisme independen dan kebebasan pers. Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum AMSI pada Kongres III yang berlangsung di Bandung pada Kamis (24/8/2023) malam, Wahyu menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

Selain jurnalis alumni FISIP Unair yang pernah ngenyam pendidikan beasiswa Nieman Fellow di Universitas Harvard pada Agustus 2014 hingga Mei 2015 juga mengajar jurnalisme di Universitas Indonesia dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.