SOSOK | KH Imaduddin Utsman Al Bantani, Ulama Mumpuni dan Pendiri Pesantren Nahdlatul Ulum di Banten
Dalam pendidikan formal, Imaduddin tercatat sebagai siswa di SDN Kresek III, SMPN Kresek, dan Madrasah Aliyah (MA) Ashhabul Maimanah di Serang. Ia kemudian melanjutkan studinya di STAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Serang (sekarang UIN Banten) dan memperoleh gelar Sarjana Agama. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta dan meraih gelar Magister Agama.
Karir dan Aktivitas di Nahdlatul Ulama (NU)
KH Imaduddin Utsman Al Bantani merupakan seorang ulama yang aktif di organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sejak muda. Ia mengikuti jejak keluarganya yang juga merupakan pengurus NU. Pada tahun 2006-2011, ia menjabat sebagai Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Kresek.
Pada tahun 2018, Imaduddin diamanahi sebagai Wakil Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten. Selain itu, ia menjabat sebagai Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Banten sejak tahun 2020 hingga sekarang. KH Imaduddin juga menjadi penasihat Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Provinsi Banten dan Rijalul Ansor Kabupaten Tangerang. Dalam kepengurusan PBNU periode 2022-2027, ia dipercaya sebagai anggota Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU.
Karya Tulis dan Kitab-Kitab
KH Imaduddin Utsman Al Bantani juga dikenal sebagai seorang penulis produktif. Ia telah menulis banyak kitab dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Arab, Indonesia, dan Bahasa Jawa Banten. Beberapa karya terkenal di antaranya:
1. Al-Fikrah al-Nahdliyyah fi Ushuli wa Furu’i Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah – Fikih, Akidah, dan ke-NU-an. 2. Al-Syarah al-Maimun fi Syarh al-Jawhar al-Maknun – Ilmu Balaghah. 3. Al-Ibanah fi Syarh Matan al-Rahbiyah – Ilmu Waris. 4. Al-Jalaliyah fi al-Qawaid al-Fiqhiyyah – Kaidah-Kaidah Fikih. 5. Talkhis al-Hushul fi Syarh Nadzom al-Waraqat fi Ilm al-Ushul – Ushul Fikih. 6. Al-Fath al-Munir fi Syarh Nadzom al-Tafsir li al-Syaikh al-Zamzami – Ilmu Tafsir. 7. Nihayat al-Maqshud fi Syarh Nadzom al-Maqsud – Ilmu Shorof. 8. Al-Anwar al-Bantaniyah fi Ikhtilaf Ulama al-Basrah wa al-Kufah – Ilmu Nahwu. 9. Al-Burhan ila Tajwid al-Qur’an – Ilmu Tajwid. 10. Al-Ta’aruf lil Mubtadi’in li Suluk al-Tasawwuf – Ilmu Tasawuf. 11. Al-Nail al-Kamil fi Syarh Matan al-Awamil – Ilmu Nahwu. 12. Al-Qawl al-Mufid fi Hukmi al-Mukabbir al-Shaut fi al-Masajid – Fikih tentang Hukum Speaker. 13. Al-Qawl al-Labib fi Hukm al-Talaqub bi al-Habib – Fikih tentang Hukum Bergelar Habib. 14. Tuhfat al-Nadzirin – Ilmu Mantiq dalam Bahasa Jawa tulisan pegon. 15. Fath al-Gafur fi Abyat al-Buhur – Wazan Syair Arab. 16. Ilmu Waris Terjemah Matan al-Rahbiyah – Ilmu Waris. 17. Sejarah Pendiri Tangerang; Raden Aria Wangsakara – Sejarah. 18. Dari Banten Ku Sebut Namamu – Novel. 19. Buku Induk Fiqih Islam Nusantara – Fikih. 20. Al-Manahij al-Shafiyyah fi Syarh al-Alfiyyah – Syarah Kitab Alfiyah Ibnu Malik, yang mungkin merupakan syarah pertama kitab Alfiyah yang ditulis oleh ulama Nusantara dalam Bahasa Arab.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!