SOSOK | KH Imaduddin Utsman Al Bantani, Ulama Mumpuni dan Pendiri Pesantren Nahdlatul Ulum di Banten

ED
Senin, 19 Agustus 2024 | 18:34 WIB
Bagikan
SOSOK | KH Imaduddin Utsman Al Bantani, Ulama Mumpuni dan Pendiri Pesantren Nahdlatul Ulum di Banten

VISI.NEWS | TANGERANG - KH Imaduddin Utsman Al Bantani adalah seorang ulama terkemuka yang lahir pada tanggal 15 Agustus 1976 (19 Sya’ban 1396) di Cempaka-Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten. Ia merupakan murid dari KH Muhammad Syanwani Al Bantani, seorang ulama besar Banten yang mengasuh Pesantren Ashabul Maimanah di Sampang Tirtayasa.

Sebagai seorang ulama, KH Imaduddin dikenal dengan penguasaan mendalam dalam berbagai disiplin ilmu keislaman, terutama Fikih, Ushul Fikih, Tafsir, dan Hadits. Ia juga menguasai ilmu Nahwu, Shorof, Bayan, dan Ma’ani, yang menjadi syarat utama bagi seorang ulama untuk mampu menggali hukum dari Al-Qur’an, Hadits, serta kitab-kitab para ulama terdahulu. Kecakapan keilmuan ini menjadikan beliau sebagai salah satu ulama yang dihormati di Banten.

KH Imaduddin adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum yang berlokasi di Kampung Cempaka, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Pesantren ini menjadi pusat pendidikan dan penyebaran ilmu agama Islam, dengan berlandaskan ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Latar Belakang dan Pendidikan

KH Imaduddin Utsman Al Bantani dibesarkan di lingkungan pesantren di Desa Kresek, Tangerang. Sejak kecil, ia telah mendapatkan bimbingan dari tokoh-tokoh ulama yang merupakan kerabat dekatnya. Pamannya, KH Mahfudz bin Muhammad dan KH Syarif Jauhari bin Naib, yang merupakan lulusan Pesantren Tebuireng Jombang, turut berperan dalam pendidikan awal Imaduddin.

Pada usia 7 tahun, ia mulai menimba ilmu agama di Madrasah Diniyah Al Hikmah di bawah asuhan KH Rashihun Fil Ilmi, seorang ulama lulusan Tebuireng. Di sana, ia belajar dasar-dasar ilmu agama seperti membaca Al-Qur’an, ilmu Khat, Imla, Insya, Nahwu, serta mempelajari Kitab al-Jurumiyah.

Imaduddin melanjutkan pendidikannya di berbagai pesantren, termasuk di Pondok Pesantren Ashhabul Maimanah di Serang, Pondok Pesantren Riyadl al-Alfiyah di Pandeglang, dan Pondok Pesantren Darul Hikmah Syekh Ciliwulung di Cakung Carenang. Ia juga menimba ilmu di Pondok Pesantren At-Thohiriyah, Kaloran Serang, dan Pondok Pesantren al-Hidayah, Cisantri. Pengembaraan ilmiah ini memperkaya wawasan dan pemahaman keagamaannya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.