SOSOK | KH Deden Hani Muzhoffar dengan Visi "EMAS"-nya
VISI.NEWS | CIPARAY - Kalau bukan karena "perintah" dari para kiai di lingkungan PCNU Kabupaten Bandung, pria gempal ini lebih nyaman ngurus pondok pesantrennya yang ada di Banjaran. Namun karena perintah itu, ia harus maju sebagai kandidat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung periode 2023-2028.
"Jadi, boro-boro ada ambisi, kecuali ketaatan sebagai kader NU pada para kiainya. Saya maju karena 'dipiwarang' ku para kiai. Dan, hasil istikharah yang memberikan petunjuk adanya kebaikkan," ungkap KH Deden Hani Muzhoffar di kediaman Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Dr. Asep Jamaludin di Ciparay, Kamis (20/7/2023) malam.
Apalagi, katanya, ia ingat juga kata-kata dari kiainya dulu, "Tong leumpang dina hayang, tong cicing dina embung, Tapi kudu leumpang dina kudu jeung kudu ereun dina ulah (Jangan jalan di keinginan, jangan diam di ketidakinginan. Tapi harus jalan di keharusan dan harus berhenti dalam jangan), " ungkapnya kepada VISI.NEWS.
Karena itulah, kiai yang pernah mondok di Krapyak dan menyelesaikan pendidikan sarjana muda hukumnya di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini harus keluar dari zona nyamannya. Akhirnya, setelah mendapat dukungan penuh dari PCNU Kabupaten Bandung beserta seluruh badan Otonom (Banom)-nya, ia mulai urat-oret, harus dibawa kemana MUI Kabupaten Bandung ke depan kalau atas izin Allah ia harus menjabat amanah tersebut.
Visi "Emas"
Suami dari Hj. Rohman dan ayah empat anak ini mengungkapkan, ia akan berupaya membawa MUI lebih membumi dengan visi 'Menuju Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bandung EMAS"
"Emas di sini merupakan akronim dari Edukatif, Moderasi, Amanah dan Sejahtera," jelas Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikam Banjaran ini.
Edukatif, kata KH Deden, artinya mendukung pemerintah dalam menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata. "Terutama di bidang penguatan Pendidikan agama islam yang dapat membentuk karakter yang kuat dan berakhlak mulia, " ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!