Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan 2025: Perkuat Demokrasi dan Peran Generasi Muda
“Kesadaran politik generasi muda sangat penting. Mereka harus tahu bahwa pesta demokrasi bukan hanya rutinitas lima tahunan, tapi jalan menuju perubahan yang nyata. Ketika masyarakat sadar, mereka tidak akan memilih kandidat yang berpihak pada oligarki, tapi yang benar-benar memperjuangkan rakyat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah agar pembangunan berjalan efektif, serta perlunya penyederhanaan proses demokrasi agar lebih mudah diakses dan dipahami oleh semua lapisan masyarakat.
“Kita butuh sistem politik yang selaras, baik di pusat maupun daerah. Kalau berbeda partai dan tak ada penyatuan visi, jadi rumit. Saya punya rancangan baru agar bisa tercapai sinkronisasi politik yang lebih baik,” tambahnya.
Dalam penutupnya, Ahmad Heryawan menegaskan bahwa pendidikan politik adalah benteng paling kuat dalam melawan dominasi oligarki dan menjaga kemurnian demokrasi.
“Kalau masyarakat paham politik, mereka tidak mudah dibelokkan oleh kekuatan modal. Pilihan mereka akan murni dari nurani, bukan dari arahan oligarki. Maka, pendidikan politik adalah solusi jangka panjang,” pungkasnya. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!