Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan 2025: Perkuat Demokrasi dan Peran Generasi Muda
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG BARAT - Dalam rangka memperkuat kualitas demokrasi dan membangun kesadaran politik jangka panjang, Anggota DPR RI Komisi II, Ahmad Heryawan, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Lemon Hotel, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk mengevaluasi partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024, serta menelaah tantangan dan peluang dalam memperkuat demokrasi ke depan, khususnya menjelang Pemilu 2029.
Ahmad Heryawan menyoroti bahwa demokrasi Indonesia tidak hanya bertumpu pada tiga pilar klasik legislatif, eksekutif, dan yudikatif namun juga perlu mewaspadai pengaruh besar kekuatan oligarki dan media.
“Di masa Orde Baru, kekuatan modal menyatu dengan kekuasaan. Hari ini, mereka tetap eksis, bahkan diakui secara resmi sebagai kekuatan kelima dalam demokrasi, seperti yang terjadi di negara-negara Barat. Mereka bisa menanam orang-orangnya di sistem politik. Ini yang harus kita sadari,” kata Ahmad Heryawan.
Ia menyebut bahwa perubahan sosial dan politik tidak bisa terjadi secara instan, melainkan merupakan perjuangan lintas generasi. Oleh sebab itu, pendidikan politik menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan kritis dalam menentukan pilihan politik.
Ahmad Heryawan juga menyinggung lemahnya pendidikan kewarganegaraan (PKn) di Indonesia saat ini, yang dinilai belum cukup membekali generasi muda dalam memahami sistem politik dan demokrasi.
“Kalau tidak ada pendidikan politik yang memadai, bagaimana masyarakat bisa paham pentingnya keterlibatan mereka? Setiap pembangunan dan kesejahteraan pasti dimulai dari keputusan politik. Maka, pendidikan politik harus jadi bagian penting dari pembangunan,” ujarnya.
Menurut Aher yang disampaikan dalam sosialisasi ini, pada Pemilu 2029 mendatang, lebih dari 56% pemilik suara berasal dari kalangan milenial dan Gen Z. Ahmad Heryawan menekankan bahwa kelompok inilah yang akan menjadi kekuatan utama dalam menentukan arah bangsa.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!