Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026

Soroti Impor Tekstil, Nengah Senantara: Perlunya Sinkronisasi Regulasi Antar Kementerian

Desi Rossilawati
Rabu, 4 Februari 2026 | 19:17 WIB
Bagikan
Soroti Impor Tekstil, Nengah Senantara: Perlunya Sinkronisasi Regulasi Antar Kementerian

Terkait rencana pembentukan usaha tekstil baru dengan nilai investasi mencapai Rp100 triliun, Nengah meminta pemerintah tidak terburu-buru. Menurutnya, dana sebesar itu merupakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara serius.

“Jangan sampai membentuk usaha baru yang hanya bertahan 2–3 tahun. Tekstil yang sudah lama berdiri saja banyak yang bangkrut,” tegasnya.

Ia mempertanyakan kemampuan industri tekstil baru untuk bersaing, terutama dalam harga. Nengah mencontohkan harga kaos impor yang bisa dijual enam potong hanya sekitar Rp50.000.

“Kalau tanpa regulasi yang ketat, apakah kita mampu bersaing di bidang harga dan kualitas?” ujarnya.

Nengah menegaskan bahwa sebelum membentuk usaha tekstil baru, pemerintah harus lebih dulu membenahi dan menyinkronkan regulasi antar kementerian. Perlindungan terhadap industri nasional dinilai mutlak diperlukan agar produk lokal tidak “dibunuh” oleh barang impor.

“Kalau sepakat membentuk usaha tekstil baru, mohon dilindungi oleh kementerian yang lain. Jangan dibunuh oleh kebijakan impor,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa membanjirnya barang impor bukan hanya mengancam sektor tekstil, tetapi juga sektor lain seperti pupuk, garam, hingga produk kecantikan. Tanpa perbaikan regulasi, kondisi ini dinilai sangat berbahaya bagi ketahanan industri nasional. @givary

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.