Soal Kesepakatan AS-RI, Ratna Juwita Minta Pemerintah Pastikan Stabilitas Harga Migas
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, meminta pemerintah untuk memastikan stabilitas harga minyak dan gas (migas) yang akan diimpor dari Amerika Serikat (AS).
Ia mengingatkan agar kesepakatan pembelian energi bernilai besar tersebut tidak berdampak pada kenaikan harga BBM maupun LPG di dalam negeri.
“Pemerintah perlu memastikan setiap kontrak pembelian dilakukan dengan prinsip business to business yang sehat dan tetap mengutamakan kepentingan nasional,” kata Ratna dalam keterangan yang diterima, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya pengiriman dari kawasan Teluk Meksiko ke Indonesia yang jaraknya empat kali lebih jauh dibandingkan impor migas RI dari Timur Tengah berpotensi meningkatkan biaya logistik dan asuransi pengangkutan.
“Lakukan evaluasi menyeluruh terhadap komponen harga, termasuk ongkos angkut, skema pembayaran, dan potensi fluktuasi kurs,” ujar Ratna.
Lebih lanjut, Sekretaris DPP PKB bidang Sumber Daya Alam itu mendorong pemerintah bersama BUMN energi untuk memperkuat strategi mitigasi risiko agar kesepakatan tersebut tetap menguntungkan secara jangka panjang.
“Saya mendorong agar dilakukan audit terbuka terhadap struktur biaya dan proyeksi keekonomian impor ini,” tuturnya.
“Selain itu, diversifikasi sumber pasokan dan optimalisasi produksi dalam negeri harus tetap menjadi prioritas agar ketahanan energi nasional tidak tergantung pada satu skema kerja sama,” tegasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!