SMKN 5 Padang Gelar Servis Gratis untuk Korban Banjir: Siswa Turun Tangan Bantu Pulihkan Kendaraan dan Elektronik Warga
VISI.NEWS | PADANG - SMKN 5 Padang membuka layanan servis gratis bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Program ini berlangsung sejak Kamis (4/12/2025) hingga Minggu (7/12/2025) dan langsung diserbu warga Kota Padang yang membawa kendaraan serta peralatan elektronik rumah tangga yang rusak akibat terendam banjir.
Sejak pagi, area bengkel otomotif sekolah itu dipenuhi sepeda motor dan bahkan satu unit becak motor yang mengalami kerusakan. Para siswa jurusan teknik otomotif bekerja sigap memperbaiki kendaraan satu per satu.
“Sebanyak tiga unit sepeda motor dan satu becak motor yang masuk sejak pagi dikerjakan secara bergiliran,” kata Abil, salah seorang siswa SMKN 5 Padang.
Untuk memastikan hasil perbaikan aman dan tepat, seluruh proses dilakukan di bawah pengawasan guru pembimbing. Sementara itu, di ruang praktikum elektronika, siswa jurusan elektronika ikut membantu memperbaiki peralatan rumah tangga seperti kipas angin, rice cooker, dan alat elektronik lainnya yang mati total setelah terendam banjir.
Bagi warga, layanan ini menjadi angin segar di tengah upaya memulihkan kondisi pascabencana.
“Terima kasih SMKN 5 Padang karena sudah membuka layanan servis gratis untuk warga yang terdampak banjir bandang,” ujar Nisa, salah satu warga yang datang membawa peralatan elektroniknya.
Program ini digelar SMKN 5 Padang bekerja sama dengan sejumlah mitra, termasuk Honda dan Toyota. Selain membantu warga, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mempraktikkan keterampilan mereka di lapangan.
“Informasi mengenai pelayanan gratis ini telah disebarkan melalui media sosial resmi milik sekolah agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Padang yang membutuhkan,” ujar Kepala SMKN 5 Padang, Rizka Fauzi.
Dengan layanan ini, sekolah berharap dapat meringankan beban warga yang tengah bangkit dari dampak banjir bandang dan longsor, sekaligus memperkuat pengalaman kerja nyata bagi para siswa sebelum mereka terjun ke dunia industri. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!