SKETSA | Yudistira

ED
Rabu, 11 Mei 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Yudistira

Oleh Syakieb Sungkar

KALAU ada orang Indonesia yang bernama Yudi, dapat diperkirakan ia adalah anak pertama. Karena nama itu biasanya terinspirasi oleh Yudistira, anak laki-laki pertama keluarga Pandu. Pandu, ayah Yudistira adalah adik dari Dretarastra. Menurut hukum Negara Astina, seharusnya yang menjadi Raja adalah Dretarastra, tetapi karena ia buta maka Astina diserahkan kepada Pandu. Muncul masalah ketika Dretarastra kemudian mempunyai anak, yaitu Duryodana. Karena oleh Pandu, kerajaan kemudian diturunkan ke anaknya, Yudistira. Duryodana dan ke 99 adiknya tidak mendapat apa-apa. Sengkuni, paman Duryodana dari pihak ibunya, kerap memanas-manasi agar kekuasaan Yudistira direbut. Ia rajin memberikan saran jahat kepada Duryodana untuk menghalang-halangi langkah para Pandawa, walau sering kali gagal.

Negara Astina adalah kerajaan yang kaya, dengan istana megah yang dinamai Indraprasta. Dalam bab Sabhaparwa, bab kedua dari kitab Mahabharata, diceritakan suatu hari Duryodana datang berkunjung ke Indraprasta, ia terkagum-kagum dengan kemegahan istana tersebut. Saat memasuki sebuah ruangan, Duryodana mengira sebuah kolam sebagai lantai, sehingga akhirnya tercebur. Kejadian tersebut disaksikan oleh para Pandawa sehingga mereka tertawa terpingkal-pingkal, kecuali Yudistira. Duryodana pun merasa terhina akan tanggapan para Pandawa. Setelah pulang dari Indraprasta, Duryodana sibuk memikirkan cara merebut kerajaan milik Yudistira itu. Sengkuni, paman Duryodana menawarkan ide untuk mengajak Yudistira main dadu dengan taruhan harta dan kerajaan. Niat tersebut disetujui oleh Duryodana, demikian pula Dretarastra, ayahnya, ikut terbujuk oleh akal bulus Sengkuni.

Pada hari yang dijanjikan, Yudistira bermain dadu dengan Duryodana yang diwakilkan oleh Sengkuni. Di awal permainan, Sengkuni membiarkan Yudistira menikmati kemenangan, tetapi pada pertengahan permainan, perjudian terus dimenangkan oleh Sengkuni berkat kesaktiannya dalam mengatur angka dadu. Setelah Yudistira kehilangan harta dan kerajaannya dalam perjudian, ia pun mempertaruhkan kebebasan adik-adiknya, termasuk Drupadi, istrinya. Namun tak satu pun yang dimenangkan oleh Yudistira, sehingga Pandawa dan Drupadi menjadi budak Duryodana. Para Pandawa pun diminta untuk melepaskan pakaian dan perhiasan mereka.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.