SKETSA | Xerxes
Pada saat Xerxes awal berkuasa, para negara tetangga Yunani kurang suka dengan invasi Athena ke Sisilia, sehingga kerajaan tetangga seperti Syracuse, Agrigentum, Thessaly, Thebes, dan Argos, memihak Persia. Xerxes berangkat pada musim semi 480 SM dari Sardis dengan armada sebanyak satu juta orang termasuk 10.000 prajurit elit. Ada pertempuran kecil di Thermopylae, 300 pasukan Yunani yang dipimpin oleh Raja Leonidas dari Sparta melawan pasukan Persia yang jauh lebih besar, tetapi akhirnya dikalahkan. Xerxes memerintahkan penghancuran Athena dan membakar kota, meninggalkan lapisan kehancuran. Persia dengan demikian menguasai semua daratan Yunani di Utara Tanah Genting Korintus.
Namun setelah Xerxes berhasil menjatuhkan Yunani, terjadi lagi pemberontakan baru di Babel, yang menyebabkan ia harus kembali ke Persia. Sampai di Persia, Xerxes meneruskan pembangunan istana di Persepolis, proyek ayahnya yang belum selesai. Pada Agustus 465 SM, Artabanus, komandan pengawal kerajaan dan pejabat paling berkuasa di istana Persia, membunuh Xerxes dengan bantuan seorang kasim, Aspamitres. Kurang jelas apa penyebab Artabanus membunuh Rajanya sendiri. Ada yang bilang karena Artabanus dibujuk oleh Artobazan, kakak Xerxes dari lain ibu yang berhasrat menjadi Raja. Artaxerxes, anak dari Xerxes, mengetahui pelaku pembunuhan itu, sehingga ia membunuh Artabanus dan putra-putranya. Artaxerxes kemudian menjadi Raja Persia yang baru, menggantikan ayahnya.
Ketertarikan generasi masa kini dengan Sparta kuno, khususnya Pertempuran Thermopylae, telah menyebabkan penggambaran kembali Xerxes dalam karya-karya budaya populer. Xerxes pernah diperankan oleh David Farrar dalam film fiksi “The 300 Spartans” (1962), di mana dia digambarkan sebagai seorang penguasa yang kejam, lalim dan seorang komandan yang tidak kompeten. Xerxes juga tampil menonjol dalam novel grafis “300” dan “Xerxes: The Fall of the House of Darius and the Rise of Alexander” oleh Frank Miller, serta film adaptasi “300” (2007) dan sekuelnya “300: Rise of an Empire” (2014).***
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!