Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | W.S.C

ED
Kamis, 17 Maret 2022 | 06:45 WIB
Bagikan
SKETSA | W.S.C

Oleh Syakieb Sungkar

MELUKIS itu seperti bertarung dengan diri sendiri, demikian kata Winston Churchill - Perdana Menteri Inggris zaman Perang Dunia II. Churchill suka melukis kalau sedang tidak ngantor di Downing Street. Melukis yang membuatnya kuat menghadapi stress karena tekanan dari lawan-lawan politiknya di Parlemen dan teman-temannya separtai. Churchill juga harus menghadapi cercaan dari pers dan juga omelan dari Ratu Inggris yang kadang-kadang suka ia kibulin.

Bertarung antara kemampuan kita sebagai pelukis dengan keinginan kita untuk membuat lukisan menjadi bagus sesuai harapan. Karenanya Churchill menghindar untuk melukis manusia, ia lebih memilih melukis landskap di sekitar rumahnya di Chartwell, yang jaraknya cuma 12 menit dari kota London. Katanya, ketika kita melukis manusia, maka orang yang kita lukis akan marah kalau tidak mirip. Lebih enak melukis pohon, karena mereka tidak akan komplin kalau pohon yang kita gambar tidak mirip.

Walau demikian, lukisan Churchill itu bagus dan disukai orang. Ketika ia mati, karya-karyanya menjadi mahal harganya dan diburu para kolektor. Salah satu lukisan Churchill yang dilelangkan pada balai lelang Christie's di bulan Maret tahun 2021 lalu, laku terjual US$ 11,5 juta atau setara dengan Rp 165 Milyar,-

Lukisan itu sebelumnya dikoleksi oleh Angelina Jolie, entah kenapa lukisan itu kemudian dijual. Barangkali ia butuh duit setelah bercerai dari Brad Pitt. Padahal Churchill memberikan lukisan itu secara gratis kepada Presiden Franklin D. Roosevelt di tahun 1943. Hal itu terjadi karena Roosevelt banyak membantunya dalam Perang. Memang waktu itu Inggris sedang kepepet banget, setiap malam London dibom oleh pesawat-pesawat Jerman yang melewati selat Calais.

Lukisan itu berjudul "Tower of the Koutoubia Masque", ukurannya kecil 46 X 61 cm2. Dilukis dengan gaya impresionis, bernuansa kuning, orange dan biru muda. Berbahan cat minyak di atas kanvas. Ada inisial W.S.C. pada bagian kanan bawah, yang menunjukkan siapa pelukisnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.