SKETSA | U 20
Shin Tae-yong yang lahir pada 11 Mei 1970 itu, dulunya adalah pemain handalan Korea Selatan sejak U17 sampai U23. Setelah 10 tahun merajai turnamen sepak bola Korea, ia kemudian beralih profesi menjadi pelatih. Karir pelatihnya dimulai ketika menjadi pelatih Queensland Roar tahun 2005 dan Seongnam Ilhwa tahun 2008. Ia kemudian menjadi pelatih U 20 dan U 23 Korea Selatan pada tahun 2017 sampai kemudian melatih Timnas Indonesia dua tahun kemudian. Gaji yang didapat Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia cukup besar, yaitu senilai Rp 1,1 miliar per bulan. Hal itu tak terlepas dari komitmen Jokowi untuk memberi dana besar ke PSSI asalkan Indonesia bisa menjadi juara sepak bola di Asia.
Indonesia pernah menjadi juara U 20 pada tahun 1961 di Myanmar. Namun sejak itu prestasi Indonesia merosot terus setelah tampil 18 kali di ajang ini. Indonesia juga pernah kalah dengan skor telak saat menghadapi Arab Saudi. Pada pertandingan yang digelar di Riyadh, 3 Desember 1986 itu, Timnas Indonesia kalah dengan skor 7 - 0. Nampaknya dengan komitmen yang tinggi dari Negara kali ini, Indonesia akan dapat memenangkan Piala U 20 di bulan Maret 2023 kelak. Janjinya setelah menang, setiap pemain boleh membawa pulang masing-masing satu cewek Uzbekistan.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!