SKETSA | U 20
Oleh Syakieb Sungkar
STADION Gelora Bung Tomo Surabaya bergemuruh ketika Rabbani Tasnim mencetak gol penentu sehingga skor Indonesia – Vietnam menjadi 3-2 di menit ke 84. Gol yang dibuat pria asal Bekasi itu telah membuat Timnas Garuda Nusantara menjadi juara grup F dan lolos masuk putaran Piala Asia U-20 di Uzbekistan tahun depan. Ada 44 negara yang mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 yang dibagi menjadi 10 grup. Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Vietnam, Hong Kong, dan Timor Leste. Memang dalam kualifikasi grup F ini, prestasi Indonesia terlihat dramatis, tim Garuda mencapai nilai sempurna sembilan poin dari tiga kemenangan yang diraihnya. Total, Garuda Nusantara mencetak 12 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Rabbani, penyerang tengah bertinggi 180 cm itu memang luar biasa, ia mulai diperhatikan orang sejak mengikuti Liga Kelompok usia 14. Bersama Hokky Caraka dan Marselino Ferdinan, Rabbani mencetak banyak gol untuk Indonesia. Penampilan apiknya itu membuat Rabbani masuk dalam skuad Indonesia pada ajang Gothia Cup 2018 di Swedia. Selang setahun kemudian, ia masuk dalam bagian Timnas Indonesia U-18 untuk mengikuti pemusatan latihan di Turki.
Namun tim Garuda menang bukan karena Rabbani semata, Shin Tae-yong pelatih asal Korea Selatan itu lah yang terus mengasahnya dan rajin mengikutsertakan Rabbani dalam semua pertandingan tim Garuda. Kemenangan atas Vietnam ini sudah merupakan impian Shin sejak lama. Sudah empat laga Timnas Indonesia selalu kalah atas Vietnam sejak diasuh olehnya. Keputusannya yang tepat di babak kedua dalam melakukan pergantian pemain tak lepas dari kejeniusan Shin Tae-yong dalam membaca alur permainan. Terbukti, tiga pemain yang ia masukkan di babak kedua -- Marselino Ferdinan, Rabbani Tasnim, dan Alfriyanto Nico -- berbuah manis. Mereka menjadi aktor dari kesuksesan Timnas U19 itu. Memang situasi sempat tegang setelah Dinh Xuan Tienh berhasil menceploskan bola ke dalam gawang dengan bebas. Garuda menjadi tertinggal 1-2. Namun Shin Tae-yong sudah membentuk anak asuhnya ber mental baja, dalam dua menit Garuda sudah berhasil menyamakan kedudukan kembali imbang 2-2. Hal itu terjadi melalui tandukan Muhammad Ferrari yang memanfaatkan tendangan pojok.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!