SKETSA | Queer

ED
Sabtu, 7 Mei 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Queer

Oleh Syakieb Sungkar

SEBAGAI orang modern, kita harus paham bahwa Gender itu berbeda dengan Jenis Kelamin. Jenis Kelamin - seperti yang kita lihat dalam KTP atau petunjuk di toilet umum – sudah ditentukan sejak lahir, berdasarkan karakteristik anatomis dan fisiologis, terlihat dari alat kelaminnya: penis atau vagina. Pria ♂ atau Wanita ♀ adalah simbol-simbol kelamin. Sementara Gender mencakup cara seseorang mengidentifikasi peran, perilaku, ekspresi dan identitasnya. Kalau zaman dahulu kita terbiasa dengan persepsi usang yang menggambarkan sifat maskulin menempel pada laki-laki dan feminis pada perempuan, orang seperti itu yang mengidentifikasi diri dengan jenis kelamin saat lahir disebut Cisgender. Sementara Gender berspektrum luas, tidak seperti jenis kelamin yang dibawa sejak lahir, bisa saja orang mengidentifikasi gendernya berbeda dengan jenis kelamin. Jenis kelamin bersifat mutlak, sedangkan gender dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sering kali orang mulai menemukan perbedaan gender ketika remaja atau menjelang dewasa.

Ketika SMP saya mempunyai tetangga yang ganteng dengan tubuh berotot di seberang rumah. Kulitnya bersih dengan wajah yang cakep. Saya suka bermain dengannya karena ia cerdas, lucu dan mengetahui banyak hal. Teman saya itu punya papan karambol ukuran besar dan kotak catur yang indah, sehingga saya betah kalau main ke rumahnya. Kadang-kadang kami berkelahi juga sampai bergelut, dan saya lebih sering kalahnya kalau berkelahi dengannya. Tetapi walau kemaren sudah gebuk-gebukan besoknya kami bisa main catur kembali dengan asik. Ketika saya sedang libur kuliah dan jalan-jalan ke Jakarta pada tahun 80an, saya memergoki ia berdandan perempuan dan memakai longdress di bus kota. Saya memperhatikannya lamat-lamat tetapi ia pura-pura tidak kenal. Tahun 2000an saya bertemu kembali dengannya di sebuah acara seni, tetapi kali ini ia sudah berbusana pria kembali dengan lenggak-lenggok wanita. Sekarang ia sudah menjadi perancang busana yang terkenal. Lebih percaya diri ketimbang dua puluh tahun sebelumnya. Ia bercerita bahwa sekarang punya suami seorang bule Amerika. Kedatangannya ke Jakarta hanya 4 bulan sekali pada akhir dan awal tahun, sisanya mereka tinggal bersama di Florida.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.