SKETSA | Phubbing
Kalau semua pemeriksaan fisik sudah selesai, barulah kita bisa masuk suatu gerbang yang mempunyai detektor logam, untuk melacak barangkali kita membawa pistol yang tidak terlihat oleh petugas. Dengan adanya pandemi Covid ini, peralatan pendeteksian manusia menjadi bertambah lagi: alat pengukur suhu dan barcode scanning untuk aplikasi Peduli Lindungi. Untuk yang terakhir ini, kita harus berhati-hati, karena istri sekarang dapat mengecek kegiatan kita keluyuran kemana saja dari file History pada aplikasi tersebut. Saya menyarankan, bagi laki-laki yang lumayan badung, sebaiknya rajin-rajinlah menghapus isi folder History tadi. Sebelum ada pemeriksaan dari petugas berwajib di rumah. Big Brother ternyata ada juga di kamar tidur kita.
911 telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi domestik Amerika, karena dengan itu Pemerintah Washington berbelanja barang-barang yang terkait kebutuhan pemeriksaan dan pengamanan. Demikian yang dilaporkan John Braithwaite dalam artikelnya, Meta governance of path dependencies: Regulation, welfare and markets yang terbit pada berkala American Academy of Political and Social Science, tahun lalu. Artinya, paranoia sudah menjalar ke mana-mana, apakah itu yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun masyarakat mandiri. Jalan masuk ke kompleks saya yang dahulu mempunyai 4 jalan akses, sekarang diportal, tinggal 1 saja yang disisakan. Cukup untuk membuat supir taksi kebingungan kalau mau menjemput saya, karena penutupan jalan masuk itu tidak terbaca oleh Google Map.
Namun dibalik paranoia itu, pendeteksian pergerakan manusia telah menjadi makanan empuk bagi para pembuat aplikasi pemasaran. Karena dengan mengetahui kebiasaan manusia, mereka dapat memberikan program penjualan yang sesuai dengan hobi, kebiasaan dan kesukaan kita. Kapitalisme telah mengamat-amati dan mengatur pola konsumsi manusia. Hal itu yang dikhawatirkan dan didengungkan Adorno 80 tahun yang lalu. Menurutnya dalam Dialectic of Enlightenment, tidak sedetik pun waktu kita yang tak terampas oleh penguasa Kapitalisme. Dan perampasan waktu di zaman Adorno adalah melalui radio, koran film, dan televisi, sedangkan di zaman milenium adalah melalui Smartphone. Karenanya, berhentilah sejenak bermain Smartphone ketika rapat atau bertemu orang, mari kita stop phubbing.***
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!