SKETSA | Netflix
Dari semua provider video on demand, nampaknya Netflix yang menjadi pemenang, karena beberapa alasan. Pertama, Netflix sangat memperhatikan lokalitas dalam konten. Artinya ia bersedia membeli tayangan-tayangan dari production house lokal serta mau membeli film nasional yang sedang hits. Kedua, Netflix berani memproduksi film sendiri, tidak bergantung pada Hollywood. Dan produksi Netflix itu sangat baik mutunya, seperti serial “The Crown”, kisah lika-liku kehidupan Ratu Inggris sejak kecil sampai zaman Lady Diana menjadi menantunya. Dan masih banyak film-film serial lain seperti Money Heist, Lupin, Dracula, dan Mind Hunter. Kemunculan Netflix, membuat penonton Indonesia meninggalkan First Media dan provider video on line sejenis yang tidak memberi penonton pilihan atas film yang dimauinya.
Netflix didirikan oleh Reed Hastings dan Marc Randolph di Scotts Valley, California pada 29 Agustus 1997. Netflix pada awalnya menjual dan menyewa DVD melalui pos atau kiriman paket. Setelah satu tahun beroperasi, Netflix tidak lagi menjual video tetapi fokus pada bisnis penyewaan DVD. Pada tahun 2007, Netflix memperkenalkan media streaming dan video on demand. Perusahaan diperluas ke Kanada pada 2010, diikuti oleh Amerika Latin dan Karibia. Netflix memasuki industri produksi konten pada tahun 2013, memulai debut seri pertamanya House of Cards. Pada Januari 2016, ia diperluas ke 130 negara tambahan dan kemudian beroperasi di 190 negara. Netflix menawarkan perpustakaan film dan serial televisi melalui kesepakatan distribusi serta produksinya sendiri, yang dikenal sebagai Netflix Originals.
Per tanggal 31 Maret 2022, Netflix memiliki lebih dari 221,6 juta pelanggan di seluruh dunia, termasuk 74,6 juta di Amerika Serikat dan Kanada, 74,0 juta di Eropa, Timur Tengah dan Afrika, 39,9 juta di Amerika Latin dan 32,7 juta di Asia-Pasifik. Netflix berada di peringkat 115 di Fortune 500 dan 219 di Forbes Global 2000. Ia menjadi perusahaan hiburan terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar pada Februari 2022. Pada tahun 2021, Netflix menduduki peringkat sebagai merek paling tepercaya kedelapan secara global oleh Morning Consult. Selama tahun 2010, Netflix adalah saham berkinerja terbaik di indeks pasar saham S&P 500, dengan return 3,693%.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!