SKETSA | Melukis
Untuk menutup kisah yang aneh ini, saya ingin bercerita tentang bagaimana membuat wajah yang mirip. Ternyata, menurut istri saya, itu tidak ada ilmunya, karena melukis wajah seseorang dengan mirip, adalah sebuah karunia, suatu bakat. Ciri-ciri orang yang berbakat melukis adalah ia dapat membuat wajah dari tokoh-tokohnya dalam lukisannya secara presisi. Walau ia membuatnya dengan gaya spontan, dibuat dengan cepat, tetap saja karakter dari wajah itu tertangkap. Dalam kasus yang ‘ngaco’, saya melukis di atas papan tripleks licin yang ukurannya kecil (20 X 30 cm2), tetap saja garis dan guratan pada muka, dapat mewakili (gambar 3).
Kalau begitu, setelah dapat melukis, apa yang kita bisa ambil? Jawabnya - saya merasa berbahagia dengan hobi yang baru ini. Karena, sebagai kolektor dan pengamat seni rupa, saya sekarang dapat menilai suatu karya seni secara lebih proporsional. Dahulu saya lebih menitikberatkan pada kebaruan, ide, inspirasi dari suatu karya. Namun sekarang saya dapat melihat lebih dalam lagi teknik apa yang dipergunakan oleh seorang seniman dalam membuat suatu karya. Dengan itu kita juga bisa memberikan suatu judgement baik-buruknya suatu karya.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!