Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Facebook

ED
Kamis, 24 Februari 2022 | 07:36 WIB
Bagikan
SKETSA | Facebook

Aksi blok-memblok facebook itu kemudian berkembang ke hal yang lain: konten politik, kekerasan, kecelakaan yang sadis, musik/video yang tidak direstui pemilik lisensi, gambar kriminal, dan macam-macam hal yang dianggap mengganggu ketenangan. Nampaknya facebook pun semakin tua dan ingin hidup nyaman dengan tidak membiarkan orang membuat kegaduhan. Akibatnya akun saya sering diblok sampai belasan kali. Walau kemudian dilepas untuk aktif kembali.

Sekarang saya melihat Tiktok semakin populer dan tempat tujuan kaum muda bermedsos-ria. Popularitas tiktok hampir mengalahkan instagram dan sudah mengalahkan Youtube. Awalnya saya menganggap tiktok itu hanya ajang memperlihatkan gadis-gadis menari sensual mengikuti irama lagu. Ternyata tiktok itu penuh dengan hal-hal menarik: lawakan, ceramah inspiratif, curhat yang menggugah, diskusi lucu, teknologi, dan potongan-potongan film.

Saya rasa inilah penyebab facebook mulai tidak populer: anggota yang tua - generasi awal, sudah bosen sementara generasi muda memilih tawaran sosmed lain yang lebih bebas dan jauh lebih menarik. Generasi muda yang tidak mau ribet dengan tulisan-tulisan panjang di facebook, tulisan singkat cerdas di Twitter, dan video yang itu-itu juga di Youtube, kemudian mendapat tempat penyaluran baru di Instagram dan Tiktok - medsos yang bisa membuat orang terhibur dan tertawa secara instan tanpa berkerut kening.

Tetapi bukankah hal itu mencirikan perilaku generasi muda? Generasi Z yang lahir pada tahun 2000-an. Boleh jadi kita mengatakan generasi Z adalah generasi instan, tetapi ciri generasi Z merupakan pengembangan generasi X yang lahir pada tahun 1990-an. Orang menyebut generasi X sebagai generasi MTV, karena di tahun itulah MTV muncul dan menjadi model alternatif tayangan TV yang sudah ada: tidak ada berita, tidak ada iklan, yang ada hanya video musik yang terus membuat senang.

Ciri lain dari generasi X adalah - dalam pengamatan saya - mereka tidak suka baca koran dan majalah. Anak saya misalnya, tidak pernah baca koran, majalah, dan televisi. Dia hanya menonton Netflix, main game, sekali-sekali melihat youtube, sering menggunakan Google, dan mendengar radio kalau sedang menyetir. Tetapi kok bisa update ya kalau mendengar berita?

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.