SKETSA | Elon Musk
Kedua perusahaan itu awalnya susah, tetapi pada tahun 2008 SpaceX telah mendapatkan kesepakatan $ 1,6 milyar dengan NASA, sementara kendaraan pertama Tesla, Model S, mulai diproduksi massal pada tahun 2012. Saat ini, SpaceX adalah mitra kunci dalam misi NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dan pergi ke bulan, kemudian kita sering melihat mobil Tesla di jalan-jalan di Amerika, Inggris, serta Cina. Kekayaan Elon Musk telah tumbuh ke tingkat astronomi karena harga saham Tesla nilainya membesar tiga kali lipat menjadi lebih dari $ 1 triliun selama 18 bulan terakhir. Elon saat ini memegang 20% saham perusahaan senilai $ 170 miliar. Sementara itu, 48% sahamnya di perusahaan SpaceX bernilai $ 100 miliar.
Seolah-olah usaha ini masih tidak cukup, Elon Musk juga telah memulai dua bisnis lain dalam lima tahun terakhir. The Boring Company adalah perusahaan yang menggali lubang besar di tanah, sementara Neuralink adalah perusahaan yang bertujuan untuk mengembangkan tautan telepati ke mesin - sebuah inovasi yang dapat mengubah kehidupan orang-orang yang memiliki gangguan saraf atau cedera tulang belakang yang parah. Pada 4 April, Elon Musk membeli 9,1% saham raksasa media sosial Twitter sebelum mengumumkan tawaran pengambilalihan Twitter seluruhnya beberapa hari kemudian. Pada 25 April lalu dewan raksasa media sosial tersebut dilaporkan telah bertemu dengan miliarder itu. Pertemuan itu diyakini karena tekanan pemegang saham, serta adanya penawaran lebih rinci tentang cara Elon Musk membiayai tawarannya. Dan memang, Twitter mengkonfirmasi pada hari yang sama bahwa Elon telah membeli situs web tersebut dengan harga $ 44 miliar yang menggiurkan.
Elon Musk selalu dilihat sebagai pribadi yang eksentrik. Misalnya, dalam TED Talk pada April 2022, Elon mengatakan bahwa ia tidur di sofa karena saat ini tidak memiliki rumah. Ia juga sosok yang memecah belah: dicintai oleh orang-orang yang mengidolakan ide-ide dan sifat mavericknya, dan dibenci oleh orang-orang yang melihatnya sebagai orang kaya yang tidak tersentuh, dengan pandangan yang menjijikkan. Kontroversi baru-baru ini terjadi berkisar pada seputar Elon meremehkan keparahan Covid-19 pada Maret 2020, sikap kebebasan berbicaranya, dan kritik terhadap budaya kerja di Tesla. Ia juga menentang membayar lebih banyak pajak, meskipun penyelidikan oleh situs berita ProPublica menemukan Elon ternyata membayar pajak dengan tarif rendah untuk kekayaannya yang berkembang pesat antara 2014 dan 2018.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!