SKETSA | Elon Musk

ED
Jumat, 29 April 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Elon Musk

Oleh Syakieb Sungkar

SETELAH sukses membeli Twitter, Elon Musk terlihat rantang-runtung dengan Menteri LBP di pabrik Tesla, yang berlokasi di Austin, Texas. LBP berusaha menarik Elon untuk membangun pabrik batere di Indonesia. Karena sampai saat ini Indonesia lah satu-satunya negara penghasil Nikel – bahan baku batere - terbesar di dunia. Elon yang hanya memakai T-shirt menikmati permen Kopiko yang ditawarkan LBP. Bagaimana ia bisa begitu kaya? Menurut Forbes, kekayaan Elon Musk saat ini bernilai $ 264,6 miliar, atau Rp 3.844 Trilyun,- setara dengan 23% PDB Indonesia. Selain menjadi orang terkaya di planet ini – lebih kaya dari Bill Gates, Mark Zuckerberg dan Jeff Bezos - Elon Musk terkenal dengan hubungan cintanya pada Amber Heard, mantan istri Johnny Depp. Kepemilikan Elon atas perusahaan mobil listrik Tesla serta roket ruang angkasa dan perusahaan komunikasi satelit SpaceX telah memberinya kemashuran dalam satu dekade terakhir.

Elon Musk lahir dalam keluarga kaya di Pretoria, Afrika Selatan pada tahun 1971. Ibunya, Maye, adalah seorang ahli diet dan model yang berasal dari Kanada, sedangkan ayahnya, Errol, adalah seorang insinyur. Ia pandai menggunakan komputer sejak usia muda dan merancang video game ketika baru berusia 12 tahun. Elon berangkat ke Kanada pada usia 17 untuk menghindari dinas militer rezim Apartheid Afrika Selatan dan pergi ke Queens University, Ontario sebelum pindah ke University of Pennsylvania pada tahun 1992, di mana ia kemudian belajar Fisika dan Bisnis. Setelah lulus, ia mendirikan Zip2, sebuah perusahaan online yang bergerak dalam business directory, dengan adiknya, Kimbal, tahun 1995. Pasangan itu kemudian menjual perusahaannya di tahun 1999 seharga $ 307 juta, dengan Elon Musk sendiri menerima $ 22 juta dari penjualan itu. Sambil mengurus Zip2, Elon mengambil program PhD untuk bidang Fisika di Stanford University, California.

Tidak seperti kebanyakan miliarder lainnya yang fokus mengelola satu perusahaan, Elon Musk membuat kekayaannya besar melalui pendirian dan investasi di beberapa usaha yang sukses daripada memiliki satu perusahaan saja, seperti yang dilakukan Jeff Bezos dengan Amazon atau Mark Zuckerberg dengan Facebook. Setelah menjual Zip2, ia masuk ke perbankan dan pembayaran online dengan Peter Thiel. Pasangan ini membangun apa yang nantinya menjadi PayPal. Sahamnya dalam bisnis itu menghasilkan $ 180 juta ketika dibeli oleh eBay pada tahun 2009. Pada tahun 2002, ia mendirikan SpaceX dengan ambisi untuk menjelajah Mars menggunakan roket yang terjangkau dan kemudian menanamkan $ 6 juta ke Tesla pada tahun berikutnya, meskipun perusahaan tersebut bahkan tidak pernah membangun mobil nyata pada saat itu.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.