Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Buya

ED
Minggu, 5 Juni 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Buya

Keluhuran semacam itu terjadi pada sosok Ketua PP Muhammadiyah sebelumnya, Abdul Razak Fachruddin (1968-1990). A.R. Fachruddin mendapatkan nafkah dari berjualan bensin eceran di depan rumahnya di Jalan Cik Di Tiro, ditambah menyewakan empat kamar kos di bagian belakang rumahnya. Puritanisme seperti itu hanya terjadi pada orang-orang jujur di masa lampau, saat ini sulit sekali mencari orang seperti Buya itu. Padahal, sebagai pemimpin tertinggi organisasi yang memiliki aset dalam bilangan triliun, kesempatan untuk mengambil sebagian untuk dirinya, sangat terbuka lebar. Namun hal seperti itu tidak dilakukannya.

Ahmad Syafii Maarif pulang ke Jogja dari Chicago di akhir 1983. Menurutnya, “umat Islam seribu tahun berhenti berpikir!” Simptom itu ia rujukkan pada Abu Hamid Al Ghazali, terutama pada karya monumentalnya, “Ihya Ulumuddin”. Menurutnya, kemacetan berpikir di kalangan umat Islam adalah gara-gara terbitnya karya Ghazali itu, yang menekankan purifikasi mental individual. Syafii Maarif sebelumnya tidak dikenal sebagai aktifis pembaru Islam, dengan caranya sendiri ia ikut dalam barisan pembongkar kebekuan Ghazalian. Ia adalah bagian dari barisan sarjana baru Muslim lulusan universitas Barat, bersama dengan Saifullah Mahyudin, Sahirul Alim, Amien Rais, Kuntowijoyo, Yahya Muhaimin, Ichlasul Amal, Mochtar Mas’oed dan beberapa lainnya.

Ia melontarkan kritik-kritiknya yang keras — terhadap pejabat negara, juga elit-elit ormas Islam radikal. Kerisauannya yang diungkapkan dengan sepenuh kesungguhan tercetus dari kemanusiaannya yang tulus, kejujuran dan kesederhanaan perilakunya serta ketidakpeduliannya pada pemilikan harta benda. Generasi muda Indonesia harus melanjutkan cita-cita perdamaian yang telah diperjuangkan oleh Buya Syafii Ma’arif. Buya tidak hanya bersuara tapi konkrit melakukannya dengan sungguh-sungguh menyambangi para korban, orang yang susah, orang yang sedang takut dan menjadi pengayom.***

  • Penulis, pengamat seni dan pernah menjadi executive di beberapa perusahaan telekomunikasi. Ia pernah bersekolah di FMIPA - Universitas Indonesia (1981), Elektro Telekomunikasi - Institut Teknologi Bandung (1986), Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (2020). Dan pernah membuat buku "Melacak Lukisan Palsu" (2018). Pernah berpameran tunggal lukisan di Galeri Titik Dua, Ubud (2021). Saat ini menjadi Editor in Chief di Jurnal Filsafat Dekonstruksi -jurnaldekonstruksi.id.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.