Sinergi Inti Andalan Prima Catat Laba Bersih Rp13,66 Miliar, Naik 791%

Desi Rossilawati
Kamis, 7 Mei 2026 | 15:30 WIB
Bagikan
Sinergi Inti Andalan Prima Catat Laba Bersih Rp13,66 Miliar, Naik 791%

Ilustrasi./visi.news/academy.

VISI.NEWS | BANDUNG - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa pada kuartal pertama tahun 2026. Perusahaan infrastruktur digital ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp13,66 miliar, yang menunjukkan lonjakan fantastis sebesar 791% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat hanya Rp1,53 miliar.

data-turn-id="request-WEB:9ea49a3f-2def-4060-91d6-8e0bf7f508a0-58" data-testid="conversation-turn-110" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">

Pencapaian luar biasa ini didorong oleh kenaikan signifikan dalam pendapatan neto perusahaan yang mencapai Rp383,60 miliar pada Maret 2026. Ini merupakan peningkatan luar biasa sebesar 3.070% dibandingkan pendapatan yang hanya sebesar Rp12,10 miliar pada kuartal pertama tahun lalu.

Meskipun terjadi pembengkakan beban pokok pendapatan yang mencapai Rp337,61 miliar dari sebelumnya Rp6,93 miliar, laba bruto INET tetap tercatat melonjak 789% menjadi Rp45,98 miliar. Hal ini juga mengerek laba per saham dasar (EPS) menjadi Rp0,61, meningkat tajam dari Rp0,20 pada tahun sebelumnya.

Laporan neraca konsolidasian perusahaan juga menunjukkan adanya ekspansi aset yang signifikan, dengan total aset INET kini mencapai Rp5,69 triliun, meningkat 648% dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Posisi kas perusahaan juga melesat tajam menjadi Rp4,49 triliun pada 31 Maret 2026, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp404,44 miliar pada Desember 2025.

Namun, di sisi pasiva, liabilitas perusahaan meningkat menjadi Rp1,96 triliun, seiring dengan adanya utang obligasi dan sukuk jangka panjang masing-masing sebesar Rp298,50 miliar dan Rp295 miliar. Sementara itu, ekuitas perusahaan melonjak 769,5% menjadi Rp3,73 triliun, didorong oleh penambahan modal disetor neto yang mencapai Rp3,37 triliun.

Secara strategis, manajemen INET kini fokus pada pengembangan ekosistem infrastruktur digital dari hulu ke hilir untuk memperkuat penetrasi di segmen wholesale, enterprise, dan ritel. Langkah ini diambil untuk mewujudkan ambisi perusahaan menjadi pemain utama penyedia konektivitas digital yang memiliki ekosistem solid serta solusi total bagi pasar nasional. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.