Silaturahmi LTN NU Kab. Bandung, Ustadz Akbar Paparkan Islam Nusantara
Sejarah penyebaran Islam di Indonesia, jelasnya, sejak abad ke-16, Islam telah berkembang di Nusantara melalui proses yang damai dan bertahap.
"Penyebaran ini melibatkan akulturasi dengan budaya lokal, yang menghasilkan bentuk Islam yang unik dan berbeda dari yang ada di Timur Tengah," katanya.
Dukungan Pemerintah Presiden Joko Widodo, katanya, secara terbuka mendukung Islam Nusantara sebagai bentuk Islam yang moderat dan sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
"Dukungan ini membantu memperkuat posisi Islam Nusantara di tengah masyarakat," ungkap Ustadz Akbar.
Islam Nusantara bukanlah mazhab atau aliran baru, melainkan cara untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Islam yang sesuai dengan konteks lokal Indonesia.
"Dengan demikian, Islam Nusantara berperan penting dalam menjaga harmoni sosial dan keagamaan di Indonesia," papar Ustadz Akbar.
Nahdlatul Ulama (NU), katanya, telah mengambil beberapa langkah strategis untuk mempromosikan Islam Antara lain melalui Konferensi Internasional. NU secara rutin mengadakan konferensi internasional yang mengundang ulama dan cendekiawan Muslim dari berbagai negara. Dalam forum ini, NU mempresentasikan konsep Islam Nusantara sebagai bentuk Islam yang moderat dan toleran.
Juga melalui kerjasama dengan organisasi Internasional. NU menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi Islam internasional untuk mempromosikan nilai-nilai Islam Nusantara. Mereka berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengelola keberagaman dan menjaga harmoni sosial.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!