Silaturahmi Diyakini Dapat Menjaga Persatuan Dan Keutuhan Bangsa
VISINEWS |BANDUNG - Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi menyebutkan jika tidak disikapi dengan benar, gempuran teknologi dan digitalisasi bisa jadi ancaman persatuan dan kesatuan bangsa.
Oleh karena itu, sudah seharusnya masyarakat dapat bekerja sama dalam menjaga keutuhan bangsa yang salah satunya mempererat silaturahmi antar sesama.
"Perlu adanya upaya silaturahmi supaya bangsa ini tidak terpecah dan terbelah, kita perlu menjaga akidah agar dapat terjaga dari pemikiran dan pemahaman yang dapat merusak keutuhan bangsa," katanya.
Reynaldi menjelaskan, sesuai perintah Alquran, umat perlu dijaga, pemimpin umat punya tanggung jawab untuk menjaga umatnya dari akidah yang menyimpang dari pemikiran dan pemahaman yang melenceng, berlebihan, atau ekstrem.
"Pentingnya peningkatan kemampuan umat di bidang ekonomi dan pendidikan, khususnya untuk menguatkan generasi penerus bangsa, membangun ekonomi umat dalam upaya penguatan ini menjadi suatu keniscayaan," jelasnya.
Meski demikian, Reynaldi menyadari adanya potensi pemecah belah bangsa karena adanya perbedaan pandangan dan kepentingan tertentu, untuk itu, diperlukan silaturahmi dalam membangun kesamaan pandangan, sehingga kesatuan dan keutuhan bangsa tetap terjaga.
"Harus bergerak dan berusaha menyatukan umat, menjaga silaturahmi, dan tidak boleh merusak ukhuwah, baik ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah wathaniyah, kita bangun silaturahmi yang tidak hanya kelompok atau terbatas," ungkapnya.
Terakhir, masyarakat perlu terus bersinergi membangun dan menjaga keutuhan bangsa dengan senantiasa merawat kerukunan antar masyarakat.
"Kita semua untuk kembali pada prinsip perjuangan, kembali semangat bekerja dengan sungguh-sungguh, agar semuanya berjalan dengan baik, rukun dan bersatu," pungkasnya. @eko.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!