Si Jalak Harupat Diperkirakan Bakal Menjadi Salah Satu Tempat Gelaran Piala Dunia U-17 2023
VISI.NEWS | SOREANG - Stadion Si Jalak Harupat diperkirakan akan menjadi salah satu venue yang dipergunakan untuk gelaran Piala Dunia U-17 setelah Indonesia secara resmi sudah diumumkan FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun 2023 yang akan bergulir pada 10 November - 2 Desember 2023.
Indonesia menggantikan posisi Peru yang dinilai FIFA tidak memenuhi ketentuan dan standar.
Besarnya kemungkinan Stadion Si Jalak Harupat dipergunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 karena sebelumnya Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan tim pernah menilai kelayakan stadion yang berada di Kecamatan Kutawaringin ini untuk menggelar Piala Dunia U-20 yang batal dilaksanakan di Indonesia.
Stadion ini yang dibangun pada 2003 ini banyak dibenahi dan dilengkapi saranya oleh Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna
Stadion yang pada awal masa pembangunannya menghabiskan dana sekitar Rp. 67,5 miliar ini memiliki kapasitas penonton sekitar 27.000.
Selain Stadion Si Jalak Harupat, stadion lainnya yang diperkirakan bakal digunakan yakni Jakarta International Stadium Jakarta International Stadium (JIS).
Stadion ini dulunya bernama Bersih Manusiawi Wibawa, merupakan stadion sepakbola yang berlokasi di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta. Awal pembangunan stadion ini pada tahun 2008 saat Jakarta masih dibawah pemerintah Fauzi Bowo.
Stadion ini awalnya dirancang memiliki 50.000 kapasitas penonton. Namun pada 2014 memiliki desain baru serta berubah menjadi 80.000 penonton.
Selain JIS Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang atau yang dikenal sebagai Stadion Jakabaring. Stadion ini diprediksi akan digunakan juga untuk gelaran Piala Dunia U-17.
Stadion tersebut memiliki kapasitas 23.000 penonton. Lokasi Stadion Gelora Sriwijaya di Jl. Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Stadion ini juga pertama kali dibangun pada 1 Januari 2001.
Stadion Manahan, Solo Manahan di Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang berkapasitas 25.000 penonton ini juga masuk dalam rencana stadion yang akan digunakan di Piala Dunia U-17.
Manahan merupakan stadion pertama di Indonesia yang menjadi tuan rumah event olahraga difabel terbesar di Asia Tenggara ASEAN Para Games 2011 Stadion ini diresmikan pada tanggal 21 Februari 1998 oleh Presiden Republik Indonesia, Soeharto. Saat ini sebagian besar digunakan untuk pertandingan sepak bola dan digunakan sebagai tempat rumah Persis Surakarta.
Stadion Gelora Bung Tomo adalah sebuah stadion serbaguna di Surabaya, Indonesia yang merupakan bagian dari kompleks olahraga Surabaya Sport Center juga masuk dalam rencana tersebut. Stadion ini dibuka pada 6 Agustus 2010. Keseluruhan komplek olahraga sedang dibangun.
Stadion ini digunakan untuk pertandingan sepakbola dan menjadi basis baru bagi Persebaya Surabaya, menggantikan Stadion Gelora 10 November. Stadion Gelora Bung Tomo sendiri dapat menampung 46.806 penonton setelah renovasi. Stadion Gelora Bung Tomo direnovasi pada tahun 2019–20 untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17.
Dan terakhir Stadion I Wayan Dipta, Bali Markas Bali United, sebuah stadion multifungsi di Gianyar, Bali, Indonesia dengan kapasitas 15.860 kursi penonton. Stadion ini juga diprediksi akan digunakan untuk pertandingan Piala Dunia U-17.
Stadion Kapten I Wayan Dipta pernah menjadi tuan rumah Piala Presiden 2015, 2017, dan 2018, dan pernah menggelar turnamen pramusim bernama Bali Island Cup 2015, 2016, dan 2017.
FIFA baru sebatas mengumumkan kita (Indonesia) sebagai tuan rumah saja. Kemudian seperti apa selanjutnya, stadionnya di mana, itu nanti FIFA yang mengumumkan.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!