Seruan Trump ke Rakyat Iran Buka Babak Baru Ketegangan Teheran–Washington

ED
Rabu, 14 Januari 2026 | 07:05 WIB
Bagikan
Seruan Trump ke Rakyat Iran Buka Babak Baru Ketegangan Teheran–Washington

Kelompok analis sukarelawan yang menghimpun data dari rumah sakit-rumah sakit di Teheran menyebut skala korban jauh lebih besar dari laporan resmi.

“Berdasarkan laporan fasilitas kesehatan di Teheran, jumlah korban tewas secara nasional bisa mencapai 6.000 orang,” ujar seorang analis kepada TIME.

Gambar-gambar yang beredar dari dalam Iran menunjukkan kamar jenazah di wilayah Teheran dipenuhi ratusan jenazah hanya dalam satu malam, memperkuat kekhawatiran akan krisis kemanusiaan yang kian memburuk.

Sementara itu di Washington, Trump dilaporkan telah menerima paparan mengenai sejumlah opsi militer terhadap Iran selama akhir pekan lalu, meski belum mengambil keputusan akhir. Senator Lindsey Graham, sekutu dekat Trump dan figur berpengaruh dalam kebijakan Iran, menafsirkan pernyataan “bantuan sedang dalam perjalanan” sebagai isyarat operasi berskala besar.

“Tidak akan ada pengerahan pasukan darat. Sebagai gantinya, Amerika Serikat akan melancarkan serangan yang sangat dahsyat terhadap rezim Iran—militer, siber, dan psikologis—karena mereka telah melanggar seluruh garis merah,” tulis Graham di platform X.

Menurutnya, tujuan utama serangan tersebut adalah menghancurkan infrastruktur yang memungkinkan terjadinya pembantaian terhadap rakyat Iran dan menyingkirkan para pemimpin yang dianggap bertanggung jawab.

Ancaman tersebut langsung direspons Teheran. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf memperingatkan bahwa setiap serangan akan dibalas tanpa menunggu langkah pertama dari lawan.

Israel serta seluruh pusat militer, pangkalan, dan kapal Amerika Serikat di kawasan akan menjadi target sah,” ujar Qalibaf pada Minggu (11/1).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.