Serangan Israel Guncang Pusat Beirut

ED
Jumat, 13 Maret 2026 | 13:04 WIB
Bagikan
Serangan Israel Guncang Pusat Beirut

Militer Israel mengatakan pada Rabu malam Hezbollah menembakkan sekitar 200 roket dan 20 drone ke wilayah Israel dalam serangan yang diklaim dilakukan bersama Iran. Garda Revolusi Iran juga menyatakan operasi tersebut merupakan aksi gabungan dengan Hezbollah. Meski demikian, Israel menyebut hanya dua proyektil yang benar-benar jatuh di wilayahnya.

Di tengah meningkatnya kekerasan, pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa korban sipil terus bertambah. Koordinator Residen PBB di Lebanon, Imran Riza, mengatakan dampak konflik terhadap warga sipil sudah sangat berat.

Biaya yang harus ditanggung warga sipil terlalu tinggi,” kata Riza.

Ia juga memperingatkan bahwa jumlah pengungsi kemungkinan akan terus bertambah jika pertempuran tidak segera mereda.

“Saat ini kami belum melihat tanda-tanda situasi akan menenangkan diri,” tambahnya.

Sementara itu, Israel juga memperingatkan pemerintah Lebanon agar menghentikan serangan Hezbollah. Katz bahkan menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Lebanon Joseph Aoun bahwa jika pemerintah Lebanon tidak mampu menghentikan serangan kelompok tersebut, Israel siap mengambil tindakan sendiri di wilayah Lebanon.

Pemerintah Lebanon sebelumnya menyatakan ingin membangun monopoli negara atas senjata dan melarang aktivitas militer Hezbollah. Namun di tengah eskalasi konflik saat ini, upaya tersebut tampak semakin sulit diwujudkan. @kanaya

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.