Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026 Truk Batu Bara Tabrak Lima Kendaraan di Ciwidey 6 Aug 2026 Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf Usai Komentar soal Pasien BPJS Viral 6 Aug 2026 Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026 Truk Batu Bara Tabrak Lima Kendaraan di Ciwidey 6 Aug 2026 Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf Usai Komentar soal Pasien BPJS Viral 6 Aug 2026

Serangan Drone Rusia Tewaskan 12 Penambang, Rumah Sakit Bersalin di Zaporizhzhia Ikut Terdampak

ED
Senin, 2 Februari 2026 | 08:03 WIB
Bagikan
Serangan Drone Rusia Tewaskan 12 Penambang, Rumah Sakit Bersalin di Zaporizhzhia Ikut Terdampak

VISI.NEWS | BANDUNG Serangan terbaru Rusia di Ukraina kembali menelan korban sipil. Sebanyak 12 penambang tewas setelah sebuah drone menghantam bus yang mereka tumpangi usai menyelesaikan giliran kerja di wilayah Dnipropetrovsk, menurut perusahaan energi swasta terbesar Ukraina, DTEK.

Bus tersebut diserang di dekat kota Ternivka pada Minggu. Selain korban tewas, sedikitnya 15 orang lainnya mengalami luka-luka, berdasarkan keterangan Dinas Layanan Darurat Ukraina. DTEK awalnya melaporkan 15 korban jiwa sebelum merevisi jumlahnya menjadi 12 orang.

“Ini adalah serangan terhadap pekerja sipil yang baru saja pulang kerja,” tulis DTEK dalam pernyataan resminya.

Serangan lain pada malam hingga Minggu pagi juga menyebabkan korban di sejumlah wilayah. Di Zaporizhzhia, sebuah drone menghantam rumah sakit bersalin, melukai enam orang, termasuk dua perempuan yang sedang melahirkan saat serangan terjadi.

Kepala wilayah Zaporizhzhia, Ivan Fedorov, mengecam keras insiden tersebut. “Ini adalah bukti lain bahwa perang ini diarahkan melawan kehidupan,” ujarnya.

Rekaman yang beredar menunjukkan jendela pecah, ruangan pasien dipenuhi puing, serta bekas kebakaran di beberapa bagian gedung. Petugas pemadam kebakaran terlihat mengevakuasi pasien dari dalam bangunan yang rusak.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiha, menilai serangan terhadap fasilitas medis sebagai pelanggaran serius terhadap hukum perang. “Serangan ini menunjukkan bahwa Putin melanjutkan perang terhadap warga sipil, bertentangan dengan upaya perdamaian,” katanya.

Di wilayah lain, korban juga berjatuhan. Seorang pria dan seorang wanita dilaporkan tewas akibat serangan drone di kota Dnipro. Seorang pria berusia 72 tahun terluka di Nikopol. Di Kherson, seorang perempuan berusia 59 tahun mengalami luka serius akibat penembakan artileri, sementara tiga orang lainnya terluka dalam serangan di Kharkiv.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.