Serangan Drone Rusia Tewaskan 12 Penambang, Rumah Sakit Bersalin di Zaporizhzhia Ikut Terdampak
Rangkaian serangan ini terjadi di tengah musim dingin ekstrem. Sejak Januari, Moskow meningkatkan serangan ke infrastruktur energi Ukraina, menyebabkan jutaan orang kehilangan pemanas dan listrik ketika suhu diperkirakan turun hingga di bawah minus 20 derajat Celsius.
Situasi ini juga berlangsung di tengah manuver diplomatik. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan putaran kedua pembicaraan tiga pihak antara Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat untuk membahas upaya mengakhiri perang akan dimulai Rabu mendatang di Abu Dhabi.
“Kami terus bekerja menuju perdamaian yang adil,” kata Zelensky.
Di sisi lain, Ukraina juga mengungkapkan telah bekerja sama dengan perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, untuk mencegah Rusia memanfaatkan sistem satelit Starlink dalam operasi drone. Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov menyampaikan apresiasinya atas langkah tersebut.
“Terima kasih telah menjadi teman sejati rakyat Ukraina,” ujarnya.
Perang yang telah berlangsung hampir empat tahun ini masih menyisakan kebuntuan, terutama terkait wilayah yang diduduki Rusia di Ukraina timur dan selatan. Namun di tengah negosiasi yang berjalan, serangan terhadap warga sipil terus menambah daftar panjang korban dalam konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!