Sepuluh Perwira Menengah Satuan Reserse Narkoba Dikenakan Mutasi Terkait Kasus Pemerasan di DWP 2024
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 27 Desember 2024 | 20:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Sebanyak sepuluh perwira menengah dari Satuan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya harus menerima konsekuensi mutasi akibat keterlibatan mereka dalam kasus pemerasan yang menimpa penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 asal Malaysia. Keputusan mutasi ini melibatkan tiga AKBP dan tujuh Kompol yang telah resmi dipindahkan ke Yanma Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
surat telegram bernomor ST/429/XII/KEP.2024 yang ditandatangani oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muh. Dwita Kumu Wardana, memuat daftar nama serta rincian mutasi tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, membenarkan keberadaan surat telegram itu dan menjelaskan langkah-langkah yang diambil terhadap para perwira yang terlibat.
Tiga perwira berpangkat AKBP yang dimutasi adalah Bariu Bawana, Wahyu Hidayat, dan Malvino Edward Yusticia, semuanya merupakan Kasubdit di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Sementara itu, tujuh Kompol yang turut dimutasi juga memiliki posisi strategis di Satuan Reserse Narkoba, termasuk Kompol Jamalinus Laba Pandapotan Nababan dan Kompol Dzul Fadlan. Semua perwira ini kini menjalani masa tugas di Yanma Polda Metro Jaya.
Kasus pemerasan yang melibatkan anggota polisi ini menarik perhatian publik, mengingat Djakarta Warehouse Project merupakan acara musik besar yang dihadiri banyak pengunjung, termasuk dari luar negeri. Tindakan pemerasan terhadap penonton dari Malaysia mencoreng nama baik institusi kepolisian, dan mutasi ini merupakan langkah tegas untuk menegakkan disiplin serta menjaga integritas Polda Metro Jaya.
Proses pemeriksaan terhadap sepuluh perwira menengah tersebut diharapkan dapat mengungkap fakta-fakta lebih lanjut tentang keterlibatan mereka dalam kasus pemerasan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Pihak Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang melibatkan anggotanya demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!