Senne Lammens Jadi Kunci Stabilitas Manchester United, Cerdik Manfaatkan Aturan Baru Premier League
VISI.NEWS | BANDUNG -Kiper muda asal Belgia, Senne Lammens, mulai menjelma sebagai sosok penting di bawah mistar Manchester United musim ini. Tidak hanya tampil solid menjaga gawang, Lammens juga menarik perhatian karena kecerdikannya memanfaatkan aturan baru di Premier League.
Didatangkan dari Royal Antwerp dengan nilai transfer sekitar 18,1 juta pound sterling pada bursa musim panas, Lammens awalnya tidak terlalu disorot. Namun perlahan ia justru menjadi salah satu faktor penting yang membantu stabilitas lini belakang tim.
Kehadirannya terasa berbeda dibandingkan dua kiper sebelumnya, Andre Onana dan Altay Bayindir, yang sempat tampil tidak konsisten dan beberapa kali melakukan kesalahan berujung gol bagi lawan.
Lammens melakukan debutnya pada Oktober dan langsung memberi dampak positif. Dalam pertandingan tersebut ia membantu Manchester United meraih clean sheet pertama musim ini saat mengalahkan Sunderland dengan skor 2-0.
Sejak saat itu posisinya sebagai kiper utama semakin kuat. Sepanjang musim ini ia telah tampil dalam 23 pertandingan liga dengan catatan 25 kali kebobolan dan lima clean sheet.
Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Manchester United yang sedang berusaha kembali bersaing di papan atas dan mengamankan tiket ke UEFA Champions League dengan finis di lima besar klasemen.
Selain performa di bawah mistar, Lammens juga menunjukkan kecerdikan dalam mengatur tempo permainan. Ia dikenal memaksimalkan aturan baru Premier League terkait durasi penjaga gawang memegang bola.
Mulai musim ini, kiper diperbolehkan menahan bola hingga delapan detik, meningkat dari aturan lama yang hanya enam detik. Jika melewati batas waktu tersebut, wasit dapat memberikan hukuman kepada tim yang bersangkutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!