Seminar Nasional Anti Plagiat Digelar di STAI Baitul Arqom Al-Islami

ED
Kamis, 1 Februari 2024 | 04:15 WIB
Bagikan
Seminar Nasional Anti Plagiat Digelar di STAI Baitul Arqom Al-Islami

VISI.NEWS | PACET - Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) STAI Baitul Arqom Al-Islami menggelar seminar nasional dengan tema "Avoiding The Culture Of Plagiarism Kepada Para Pelajar dan Mahasiswa" pada Senin, 29 Januari 2024 lalu. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan para pelajar dan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang orisinal dan berkualitas.

Acara ini, kata Rudi Sulaeman, M.Pd., dari STAI tersebut kepada VISI.NEWS, Rabu (31/1/2024) malam, dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan ini berlangsung di kampus baru STAI Baitul Arqom Al-Islami yang berlokasi di Pacet, Bandung. Peserta seminar tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga praktik menggunakan aplikasi Turnitin untuk mendeteksi tingkat kemiripan karya ilmiah mereka dengan sumber lain.

Ketua STAI Baitul Arqom Al-Islami, Dr. Akhyar Ahmad Sirodjudin, M.Pd.I, yang juga menjadi salah satu pemateri dalam seminar ini, mengapresiasi inisiatif Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) yang telah menyelenggarakan acara ini. Ia berharap seminar ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta, khususnya generasi Z yang diibaratkan sebagai generasi stroberi.

"Generasi Z harus bisa menjadi diri sendiri, tidak perlu meniru atau menjiplak orang lain. Meskipun tulisan Anda jelek, lebih baik daripada menjiplak," ujar Dr. Akhyar dalam sambutannya.

Selain Dr. Akhyar, narasumber lain yang turut berbagi ilmu dalam seminar ini adalah Fitri, M.Hum, dosen Universitas Nasional Pasim yang membawakan materi tentang budaya copy-paste karya ilmiah, dan Dr. Zakie Asidky, S.Pd., M.Hum, kaprodi Bahasa Inggris STBA YAPARI Bandung yang membawakan materi tentang Turnitin sebagai alat ukur plagiat.

Seminar yang dipandu oleh dosen STAI Baitul Arqom Al -Islami Neneng Faridah Rahmah, M.Hum. ini, berlangsung dengan interaktif dan antusias. Para peserta banyak mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan narasumber maupun sesama peserta. Salah satu peserta, Rizki, mahasiswa semester akhir jurusan Hukum Keluarga Islam, mengaku senang mengikuti seminar ini.

"Saya merasa mendapat banyak ilmu dan pengalaman baru dari seminar ini. Saya jadi lebih paham tentang pentingnya menghindari plagiat dan cara menulis karya ilmiah yang baik dan benar," kata Rizki.

@abdul latif

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.