Semakin Bedas! BPBD Realisasikan 3 Program Prioritas 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung

Desi Rossilawati
Kamis, 22 Mei 2025 | 13:09 WIB
Bagikan
Semakin Bedas! BPBD Realisasikan 3 Program Prioritas 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Badan Penangguhan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung sudah meralisasikan program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung melalui tiga kegiatan prioritas.

Pada Kamis (22/5/2025) kegiatan terakhir yang dilaksanakan adalah pelaksanaan sosialisasi pembentukan dan penyusunan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Kabupaten Bandung di Ahadiat Hotel dan Bungalow, Jalan Sindang Sirna Elok No. 9 Sukarasa Kecamatan Sukasari Bandung.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, diwakili Wakil Bupati (Wabup) Bandung Ali Syakieb telah meresmikan pembentukan dan penyusunan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Kabupaten Bandung.

Wabup Bandung Ali Syakieb, mengatakan bahwa pelaksanaan sosialisasi pembentukan dan penyusunan klaster logistik penanggulangan bencana Kabupaten Bandung tahun 2025 ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

"Pelaksanaan sosialisasi pembentukan dan penyusunan klaster logistik penanggulangan bencana ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Hal ini menekankan prioritas upaya penanggulangan bencana, baik pra-bencana, saat bencana, saat tanggap darurat ataupun pada saat pasca-bencana sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan," ujar Ali Syakieb dalam sambutannya.

Wabup Bandung mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada unsur pemerintahan, para mitra kerja lintas sektor, pihak akademisi dan swasta serta semua pihak atas sinergi yang telah dilakukan dalam rangka mendukung terlaksananya program-program pembangunan di Kabupaten Bandung.

"Kondisi geografis Kabupaten Bandung terdiri dari wilayah datar, perbukitan dan pegunungan. Dengan suhu udara berkisar antar 14 sampai 37 derajat celcius, serta kelembaban udara 75 persen pada musim hujan dan 60 persen pada musim kemarau," ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat Kabupaten Bandung menjadi daerah dengan beragam potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi dan lainnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.