Seleksi PPG 2025 Dibuka, Siapkan Calon Guru Profesional dan Berakhlak Mulia
VISI.NEWS | JAKARTA -Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG) resmi membuka pendaftaran Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2025. Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi pendidik yang profesional, kompeten, dan berakhlak mulia. PPG dirancang untuk mencetak guru yang tidak hanya menguasai bidangnya, tetapi juga mampu menjadi teladan dan agen perubahan positif di lingkungan pendidikan.
Program PPG bagi Calon Guru diselenggarakan bagi lulusan sarjana (S1), sarjana terapan, maupun diploma IV dari jurusan pendidikan dan nonkependidikan. Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat pendidik, sebagai bukti profesionalisme dalam dunia pendidikan. “Profesional dalam Mengajar, Teladan dalam Sikap” menjadi moto utama yang menjiwai seluruh tahapan penyelenggaraan program ini.
Tahapan PPG 2025 terdiri dari seleksi administrasi, tes substantif, hingga wawancara. Bagi calon guru yang lolos, mereka akan menempuh proses pendidikan selama dua semester yang meliputi perkuliahan, praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, dan pendampingan profesional. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan pedagogik, sosial, kepribadian, serta profesionalisme sesuai standar pendidikan nasional.
Pendaftaran calon mahasiswa umum dibuka mulai 14 Oktober hingga 6 November 2025, sementara hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 10 November 2025. Tes substantif dijadwalkan antara 12–15 November, dilanjutkan wawancara pada awal Desember. Pengumuman hasil akhir seleksi dilakukan pada 29 Desember 2025, dan peserta yang lolos akan mulai mengikuti program PPG pada Februari 2026.
Adapun persyaratan seleksi mencakup WNI berusia maksimal 32 tahun pada akhir 2025, memiliki IPK minimal 3,00, serta sehat jasmani dan rohani. Peserta juga wajib memiliki surat keterangan berkelakuan baik dan bebas NAPZA, serta menandatangani pakta integritas. Tahapan seleksi mencakup verifikasi berkas, tes substantif berbasis bidang studi, dan wawancara mendalam mengenai motivasi serta kesiapan menjadi pendidik profesional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!