Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2027 Dibuka, Ini Syaratnya
Petugas haji./visi.news/sapuhi.
VISI.NEWS - Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M untuk formasi petugas kesehatan resmi dibuka. Pendaftaran berlangsung hingga 26 Agustus 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi Petugas Haji.
Pendaftar perlu menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk membuat akun. Satu NIK hanya dapat digunakan untuk satu akun pendaftaran.
Cara Daftar Petugas Kesehatan Haji 2027
Pendaftaran dilakukan melalui tahapan berikut:
-
Membuka laman Petugas Haji.
-
Membuat akun pendaftaran.
-
Mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
-
Menunggu pengumuman hasil seleksi administrasi.
Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan berikutnya, yakni Computer Assisted Test (CAT) pada 31 Agustus 2026 dan Medical Check Up (MCU) pada 3-8 September 2026.
Formasi Petugas Kesehatan Haji
Rekrutmen dibuka untuk beberapa formasi, yakni PPIH Kesehatan Kloter, PPIH Kesehatan Arab Saudi, dan Tenaga Kesehatan Bandara.
PPIH Kesehatan Kloter:
Tim Kesehatan KKHI:
-
Dokter
-
Dokter spesialis konservasi gigi
-
Dokter spesialis anestesi
-
Dokter spesialis bedah umum
-
Dokter spesialis emergency medicine
-
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah
-
Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi
-
Dokter spesialis kedokteran jiwa
-
Dokter spesialis kedokteran penerbangan
-
Dokter spesialis ortopedi
-
Dokter spesialis paru
-
Dokter spesialis penyakit dalam
-
Dokter spesialis saraf
-
Perawat
-
Perawat jiwa
-
Elektromedis
-
Ahli tenaga laboratorium medis
-
Tenaga rehabilitasi medik
-
Radiografer
-
Tenaga sanitasi lingkungan
-
Perekam medis dan informasi kesehatan
-
Tenaga pencegahan dan pengendalian infeksi
Tim Kesehatan Sektor:
-
Dokter spesialis paru
-
Dokter spesialis jantung
-
Dokter spesialis penyakit dalam
-
Dokter spesialis emergency medicine
-
Dokter spesialis kedokteran jiwa
-
Perawat
-
Apoteker/tenaga vokasi farmasi
Tim Kesehatan Sektor Khusus:
-
Dokter
-
Perawat
Syarat Umum
Pendaftar petugas kesehatan Haji 2027 wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, antara lain:
-
Beragama Islam.
-
Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.
-
Memiliki izin suami bagi wanita yang telah berkeluarga.
-
Berkomitmen penuh dalam pelayanan jemaah haji.
-
Memiliki integritas, kredibilitas, rekam jejak yang baik, dan tidak sedang menjadi tersangka dalam proses hukum pidana.
-
Memiliki identitas kependudukan yang sah.
-
Memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif.
-
ASN, TNI/Polri, dan karyawan wajib melampirkan bukti izin tertulis dari pimpinan tertinggi bidang SDM pada instansi atau kantor asal.
-
TNI/Polri wajib melampirkan izin tertulis dari pimpinan tertinggi MABES.
-
Mampu mengoperasikan komputer dan/atau perangkat berbasis Android atau iOS.
-
PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter tidak sedang menjalani tugas belajar.
-
Pasangan suami istri tidak diperbolehkan bertugas sebagai PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, Pendukung PPIH Arab Saudi, dan PHD pada tahun yang sama.
-
Tidak pernah menjadi PPIH Kloter atau PPIH Arab Saudi sebanyak tiga kali terhitung sejak 2023.
Syarat Khusus
Selain persyaratan umum, terdapat ketentuan khusus berdasarkan formasi yang dipilih.
-
Tenaga kesehatan kloter berusia 25-57 tahun.
-
Tenaga kesehatan sektor dan KKHI berusia 27-55 tahun.
-
Memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun sesuai peminatan.
-
Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).
-
Perawat, dokter, serta apoteker/tenaga vokasi farmasi wajib memiliki STR dan Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku.
-
Jika SIP sedang dalam proses perpanjangan, wajib melampirkan surat keterangan perpanjangan SIP dari DPMPTSP atau Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
-
Pendaftar Tim Kesehatan Sektor subpeminatan Tim Reaksi Cepat Sektor diutamakan laki-laki.
-
Dokter dan perawat wajib memiliki sertifikat kegawatdaruratan resmi yang masih berlaku.
-
Tenaga pengelola kesehatan haji wajib melampirkan SK dokumen penugasan pengelola kesehatan haji.
-
Memiliki ijazah sesuai peminatan tugas.
-
Pendaftar tenaga pengendalian infeksi diutamakan dokter pencegahan dan/atau perawat.
Dokumen Administrasi yang Wajib Disiapkan
Calon petugas juga harus mengunggah sejumlah dokumen administrasi, meliputi:
-
KTP.
-
STR.
-
SIP atau surat keterangan perpanjangan SIP bagi tenaga medis yang SIP-nya masih dalam proses perpanjangan.
-
Surat izin instansi dari kementerian, lembaga, atau pihak swasta yang ditandatangani atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi.
-
SK kepegawaian terakhir.
-
Ijazah terakhir sesuai peminatan tugas.
-
SKCK bagi non-ASN.
-
Kartu BPJS Kesehatan.
-
Surat pernyataan mampu mengoperasikan komputer dan/atau HP.
-
Surat pernyataan sebagai PPIH.
-
SK pengalaman kerja.
-
Surat izin suami secara tertulis dan bermaterai bagi calon petugas wanita.
-
Surat pernyataan tidak hamil.
-
Sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku bagi dokter dan perawat.
-
Surat keterangan apabila sudah berhaji atau pernah menjadi petugas haji.
Pendaftaran petugas kesehatan Haji 2027 tersebut menjadi tahapan awal sebelum peserta mengikuti seleksi CAT dan pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!