VISI.NEWS|BANDUNG -Malam Liga Champions di markas Eintracht Frankfurt menjadi panggung pembuktian mental baja Randal Kolo Muani. Striker Tottenham Hotspur itu mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0 timnya, hanya sehari setelah selamat dari kecelakaan mobil yang nyaris mengakhiri kariernya.
Insiden tersebut terjadi saat Kolo Muani dalam perjalanan menuju Bandara Stansted untuk menyusul keberangkatan tim. Ban depan mobilnya meledak di jalan tol, membuat kendaraannya rusak parah. Ia beruntung bisa keluar tanpa luka serius, tetapi kejadian itu membuatnya tertinggal pesawat rombongan Spurs ke Jerman.
“Saya masih gemetar saat mengingatnya, tapi saya bersyukur masih diberi kesempatan bermain,” kata Kolo Muani.
Alih-alih menyerah pada situasi, penyerang asal Prancis itu memilih tetap terbang dengan jadwal berikutnya. Keputusan tersebut berujung pada penampilan penuh determinasi di atas lapangan bersalju Frankfurt, di tengah tekanan suporter tuan rumah yang terus menyorakinya — mengingat ia pernah bersinar bersama klub tersebut.
Jawaban Kolo Muani datang cepat. Baru 65 detik babak kedua berjalan, ia memanfaatkan bola liar di depan gawang setelah sundulan Cristian Romero meneruskan umpan silang Xavi Simons. Dengan sentuhan pendek nan tenang, ia menaklukkan kiper Frankfurt dan membawa Spurs memimpin.
“Saya hanya fokus pada bola dan momen itu,” ujarnya. “Segala hal di luar lapangan saya coba tinggalkan.”
Gol tersebut menjadi titik balik laga. Tottenham bermain lebih percaya diri, mengontrol tempo, dan memaksa tuan rumah keluar dari pola permainan mereka. Meski tak melakukan selebrasi berlebihan, ekspresi Kolo Muani menunjukkan campuran kelegaan dan emosi mendalam.
Di menit-menit akhir, Dominic Solanke menggandakan keunggulan untuk memastikan kemenangan 2-0. Hasil ini membawa Tottenham finis di peringkat keempat fase liga dan langsung lolos ke babak 16 besar tanpa harus melalui play-off.